Profesor dari Malaysia Kagumi Perkembangan Wisata Kota Pariaman

Wisata- 23-05-2022 20:15
Pengajar dari University Kuala Lumpur (UniKL) Malaysia, Profesor Ilham Sentosa PhD saat diwawancari wartawan di Padang, Senin siang (23/5). (Foto : Arzil)
Pengajar dari University Kuala Lumpur (UniKL) Malaysia, Profesor Ilham Sentosa PhD saat diwawancari wartawan di Padang, Senin siang (23/5). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Pengembangan sektor pariwisata yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman dari kurun waktu 10 tahun belakangan dinilai cukup signifikan. Itu terlihat dari sejumlah kawasan pantai yang ada di kota itu disulap menjadi destinasi wisata.

Penilaian ini dilontarkan seorang guru besar atau staf pengajar dari University Kuala Lumpur (UniKL) Malaysia, Profesor Ilham Sentosa PhD saat diskusi dengan Arunala.com di Padang, Senin siang (23/5).

"Dalam pengamatan saya, apalagi saya sudah cukup kenal dengan Wali Kota Pariaman, Genius Umar itu ketika masih menjadi wakil wali kota, menunjukkan pengembangan pariwisata di kota itu cukup luar biasa dan signifikan. Itu perlu kita garis bawahi," kata Ilham Sentosa.

Baca Juga

Dilihat dari pergerakannya itu, jelas Ilham, pariwisata di Kota Pariaman dijadikan ujung tombak dan media utama untuk sustainablity (berkelanjutan) pembangunan kota tersebut.

Dia juga mengakui, perubahan yang cukup signifikan sektor pariwisata di Kota Pariaman itu diyakini tetap akan menjadi komoditi utama dari ini, bukan hanya dari sisi pemerintah, tapi juga dari sisi masyarakatnya.

"Ini yang harus kita garis bawahi juga bahwa pemerintah saja tidak cukup, tapi saya melihat ikut sertanya masyarakat kota ini dalam menjaga keberlanjutan dan bertahap mulai inforce (bermain) di domain pasar pariwisata tersebut," ucap Ilham Sentosa.

Kendati begitu, lanjutnya, tentu ada beberapa perbaikan-perbaikan di sektor ini yang harus dilakukan kedepannya.

Ditanya seperti apa perbaikan yang mesti dilakukan agar sektor pariwisata Kota Pariaman ini jadi lebih maju? Ilham Sentosa menjawab perlu beberapa langkah dilakukan.

"Pertama, tentang kesadaran, bagaimana kesadaran bermasyarakat, sebagai pelaksana showbiz, senyum misalnya yang paling sederhana, lalu bagaimana nantinya mengaplikasikan hospitality (keramahtamahan) dan juga perlu adanya work iven yang akan menjadi "magnet" bagi wisatawan untuk bisa lagi kembali ke Kota Pariaman untuk berwisata," papar Ilham Sentosa.

Untuk hal kedua, sambung Profesor muda ini, adalah melahirkan berbagai inovasi-inovasi di bidang pariwisata.

"Kemudian melihat apa yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Pariaman, Genius Umar untuk memajukan sektor pariwisata di daerahnya menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dan saya yakin, kedepannya lagi akan banyak lagi inovasi-inovasi yang lebih brilian lagi dilahirkan Wali Kota Genius Umar ini untuk memajukan pariwisata kotanya," tukas Ilham Sentosa.

"Bahkan, dari pengamatan yang ada, saya melihat,l Kota Pariaman sangat leading di Sumbar saat ini, baik itu dilihat dari segi kota pantai, kota sektor jasa dan juga kota perlintasan dari berbagai kabupaten kota yang ada di sekitar Kota Pariaman," imbuhnya.

Kemudian ditanya lagi, kenapa kawasan pantai yang jadi icon wisata Kota Pariaman, sementara ada aspek lainnya yang bisa dijadikan wisata alternatif bagi kota ini.

Mendengar hal ini, Ilham Sentosa tampaknya setuju dengan pertanyaan yang disampaikan kepadanya.

Dia melihat dari segi kondisi geografis Kota Pariaman, dominannya adalah pantai, tapi fokus dari pariwisata tersebut tetap bisa dimulai dari pantai.

"Ada multiplier effect dari fokus yang disebutkan di atas, misalnya akan muncul tempat-tempat wisata penunjang lainnya misalnya wisata industri kreatif, kemudian akan munculnya wisata religi, sport tourism, dan eco tourism," kata Ilham Sentosa mengakhiri.

Komentar