SPBU Tarusan Juga Layani Nelayan yang Ada Rekomendasi

Metro-163 hit 27-05-2020 10:54
Ilustrasi : Pengisian Bensin
Ilustrasi : Pengisian Bensin

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Pemberitaan adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan yang melayani penjual BBM jenis Biosolar menggunakan jerigen diklarifikasi oleh pemilik SPBU, S Budi Syukur.

Dia mengatakan, di SPBU miliknya memang melayani pembelian BBM jenis Biosolar dari nelayan sekitar Tarusan. Dan untuk membeli BBM itu tentu tidak mungkin mereka membawa kapalnya ke SPBU.

"Jadi mereka gunakan jerigen dan kami tidak akan menjual BBM Biosolar itu kepada mereka jika tidak miliki surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pessel, tidak kami layani," pengakuan Budi Syukur saat dihubungi Arunala.com di Padang, Selasa sore (26/5).

Baca Juga

Misalnya, Budi Syukur mencontohkan, jika nelayan itu butuh Biosolar sebanyak 1.000 liter maka harus ada rekomendasinya yang memuat jenis dan nama kapal, dan syarat lainnya yang wajib nelayan itu miliki.

"Bagi saya, hal itu yang ditekankan kepada petugas saya di SPBU untuk lebih teliti memeriksa surat rekomendasi untuk pembelian BBM Biosolar dari nelayan itu. Kalau tidak lengkap, tidak dikasih," tegas Budi Syukur lagi.

Dirinya juga menyayangkan adanya beberapa rekan-rekan wartawan yang langsung memberitakan aktivitas pembelian BBM dengan jerigen di SPBU miliknya.

"Harusnya ada konfirmasi baik itu pemilik atau manajer SPBU, atau bisa juga ditanyakan langsung kepada si pembeli agar ada kejelasan didapat. Namun hal itu tidak dilakukan," ucap Budi Syukur menyayangkan.

Atas adanya pemberitaan menyangkut SPBU miliknya itu, Budi Syukur mengaku sudah menjelaskan kronologi kejadian itu kepada pihak PT Pertamina Sumbar.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Andi Safinal mengakui bagi nelayan yang ingin membeli Biosolar di SPBU yang ada di Pessel, lebih dulu harus mengantongi surat rekomendasi dari DKP Pessel.

"Untuk dapatkan surat rekomendasi DKP untuk pembelian Biosolar di SPBU, pertama nelayan itu harus miliki kartu nelayan. Kemudian harus punya Surat Izin Usaha Pelayaran (SIUP), danSurat Izin Penangkapan Ikan (SIPI), Lalu ada Surat Ukur Kapal yang menerangkan tonase kapal. Bila dokumen tentang kapal nelayan itu lengkap semuanya, baru dinas keluarkan rekomendasi untuk pembelian BBM Biosolar di SPBU," jelas Andi.

Dia menjelaskan, ada sejumlah SPBU di Pessel yang melayani pembelian Biosolar untuk nelayan, terutama SPBU yang berlokasi di tempat-tempat Perikanan, misalnya di Pessel ada SPBU Tarusan, Sago dan ada juga di daerah Balai Selasa.

"Tentunya nelayan yang sudah miliki surat rekomendasi dari DKP yang bisa beli Biosolar ke SPBU, bila tidak ada surat itu, mereka dilarang membelinya," tegas Andi lagi.

Khusus untuk SPBU Tarusan, lanjut Andi, surat rekomendasi bagi nelayan Tarusan yang ingin beli Biosolar dikeluarkan oleh UPTD Pelabuhan Perikanan Sumbar Wilayah I Carocok Tarusan yang berada dibawah wewenang DKP Sumbar

"Untuk DKP Pessel hanya mengeluarkan surat rekomendasi untuk wilayah yang terdekat saja yakni SPBU yang berada di Kecamatan IV Jurai dan Kecamatan Batang Kapeh," kata AndiSafinal.

Komentar