Tiba di Makkah, Jamaah Haji Embarkasi Padang Lakukan Umrah

Metro- 20-06-2022 18:52
Jamaah Haji Embarkasi Padang saat berada di Makkah. (Dok : Istimewa)
Jamaah Haji Embarkasi Padang saat berada di Makkah. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala - Sebanyak tujuh kelompok terbang (Kloter) jamaah haji Embarkasi Padang sudah tiba di Makkatul Mukarrahamah. Mereka sudah bergerak dari Madinah menuju sejak 13 Juni lalu hingga hari ini, Senin (20/6).

Setelah tiba di Medinah, jamaah langsung melaksanakan Arbain dan ziarah ke tempat-tempat bersejarah. Seperti Jabal Uhud, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Masjid Khandaq, Baqi dan kebun kurma.

"Setelah sembilan hari di Madinah, jamaah Haji Embarkasi Padang mulai bergerak menuju Makkatul Mukarrahmah dan meninggalkan Kota Madinah sejak Senin 13 Juni lalu. Jamaah diberangkatkan ke Makkah satu kloter per hari. Dan hari ini seluruh jemaah Embarkasi Padang sudah tiba di Makkah," kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sumbar, Joben.

Baca Juga

Untuk diketahui, sebanyak 2.745 orang dan satu di antaranya wafat di Madinah atas nama Bangun Wahid Lubis, 59, nomor manifes 262 sudah tiba di Tanah Suci. Almarhum merupakan jamaah asal Pasaman yang tergabung dalam Kloter IV.

Jamaah Embarkasi Padang, mulai diberangkatkan ke Tanah Suci tanggal 4 hingga 10 Juni lalu dari Bandara International Minangkabau (BIM) menuju Bandara Pangeran Muhammad bin Abdu Aziz, Madinah.

Tahun ini Embarkasi Padang memberangkatkan sebanyak 2.881 jamaah ke tanah suci. Jamaah Sumbar 2.093 orang, Bengkulu 747 orang, Petugas Haji Daerah 10 orang, Petugas KBIHU 3 orang dan petugas kloter 28 orang.

Satu Kloter lagi (PGD 08) diberangkatkan dalam gelombang II dengan tujuan Padang-Makkah bergabung dengan jamaah Ujung Pandang (UPG) 19.

Dari Makkatul Mukarramah, salah seorang Ketua Kloter PDG 02 Amar Albar Antoni menginformasikan sebagian besar jamaah yang tiba di Makkah sudah melaksanakan umrah wajib. Kecuali jamaah yang dalam keadaan tidak suci atau haid.

"Sesampai di Makkah dari Madinah, setelah istirahat sejenak, setiap kloter akan melakukan umrah wajib yang dilakukan secara bersama-sama. Alhamdulillah, transportasi bus shalawat untuk jamaah haji cukup lancar dan ada setiap waktu," jelas Amar.

Seperti yang dialami Amar bersama seluruh jamaah, tiga atau empat hari setelah kedatangan banyak jamaah yang mengagendakan ziarah di sekitar Makkah.

Seperti, Masjidil Haram, Gua Hira, Jabal Al Nur, Bukit Arafah, Jabal Rahmah, dan tempat bersejarah lainnya.

"Rutinitas jamaah selama di Makkah selain ibadah wajib juga mengikuti visitasi dari Sektor 4, melaksanakan kultum dan pembinaan manasik haji di lantai hotel bagi jamaah yang tidak ke haram," terang Kepala KUA Guguk Panjang ini. (*)

Komentar