Genius Umar Pantau Hewan Kurban yang Disembelih

Metro- 10-07-2022 19:24
Wako Genius Umar bersama istri memantau masyarakat yang lakukan penyembelihan hewan kurban di kota itu, Minggu (10/7). (Dok : Istimewa)
Wako Genius Umar bersama istri memantau masyarakat yang lakukan penyembelihan hewan kurban di kota itu, Minggu (10/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Seusia melaksanakan salat Iduh Adha, di Lapangan Merdeka, pusat Kota Pariaman, Wali Kota Genius Umardidampingi istri, Lucyanel Genius memantau penyembelihan hewan kurban di beberapa masjid dan musala yang ada di kota itu, Minggu (10/7).

Peninjauan Genius itu untuk melihat kondisi dari hewan kurban yang disembelih.

"Sekarang ini sedang mewabah wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang menimpa hewan seperti sapi dan kerbau, makanya usia salat Idul Adha saya langsung memantau lokasi penyembelihan guna memastikan hewan kurban yang akan dipotong dan dibagikan kepada masyarakat sehat dan layak dikonsumsi," ujar Genius.

Baca Juga

Genius mengatakan, Pemko Pariaman terus berupaya memberikan rasa aman kepada warga, khususnya bagi umat Islam dan masyarakat di Kota Pariaman, dalam menghadapi PMK pada hewan ternaknya.

"Karena itu, kami (pemko, red) juga menurunkan petugas dan dokter hewan dari dinas terkait untuk memantau dan melihat hewan qurban yang dipotong hari ini," jelas Genius Umar lagi.

Disebutkan, total hewan kurban yang dipotong selama 2 hari ini, karena ada perbedaan penyelenggaran salat Idul Adha, sebanyak 898 ekor, terdiri dari sapi 795 ekor, kerbau 5 ekor, dan kambing 98 ekor.

"Alhamdulillah, semua hewan kurban yang disembelih masyarakat itu semuanya bebas dari PMK, sedangkan jumlah masyarakat Kota Pariaman yang berkurban sebanyak 5.686 orang," terangnya.

Genius mengucapkan terimakasih kepada para masyarakat baik diranah maupun yang di rantau, yang telah menyisihkan hartanya untuk berkurban, walaupun masih dalam pandemi Covid-19, tapi mereka tetap dapat berbagi hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Ini menunjukan masih tingginya nilai sosial dan gotong royong pada masyarakat piaman, sehingga ini harus dapat terus dipelihara, sehingga kepedulian sosial dan bersedekah kepada orang yang membutuhkan, dapat terus dijaga," tuturnya.

Komentar