Majelis Sarankan Pemohon Agar Ulangi Permohonannya ke Yayasan

Metro- 19-05-2022 17:37
Majelis komisioner periksa berkas permohonan pemohon pada sidang SIP, Kamis (19/5). (Dok : Istimewa)
Majelis komisioner periksa berkas permohonan pemohon pada sidang SIP, Kamis (19/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - Komisi Informasi (KI) Sumbar kembali menggelar sidang sengketa informasi publik perdana setelah libur Lebaran, Kamis (19/5).

"Ada dua sidang sengketa digelar hari ini dengan agenda berbeda, satu pembacaan putusan dan sidang kedua pemeriksaan awal lanjutan," ujar Komisioner Bidang Sengketa Informasi Publik Komisi Informasi (KI) Sumbar Adrian Tuswandi.

Sidang pemeriksaan awal antara Riantony dengan atasan PPID Utama Pemko Bukittinggi dipimpin Ketua Majelis Komisioner Nofal Wiska dan anggota majelis komisioner Tanti Endang Lestari serta Adrian Tuswandi di ruang sidang KI Sumbar.

Baca Juga

"Sidang dengan pemeriksaan awal. lanjutan, setelah memeriksa legal standing para pihak, kewenangan absolut dan relatif KI Sumbar serta jangka waktu.

Majelis Komisioner memutuskan putusan sela terhadap sengketa ini," ujar Nofal Wiska.

Menurut Adrian, kewenangan relatif KI Sumbar tidak terpenuhi karena objek sengketa adalah informasi publik tapi subjek sengketa yaitu termohon tidak tepat.

"Ini kasus yayasan pendidikan mengelola sekolah dasar swasta yang memungut biaya pendidikan, tapi disengketakan Pemko Bukittinggi, jadi tidak soal pokok perkaranya, Majelis meminta pemohon untuk mengajukan permohonan kembali ke sekolah dan keberatan informasi ke yayasan mengelola pendidikan itu," ujar Adrian.

Kuasa Pemko Bukittinggi juga menjelaskan di persidangan awal bahwa untuk sekolah swasta kewenangan Dinas Pendidikan Pemko Bukittinggi hanya soal kurikulum.

Komentar