Wawako Tegaskan Pemko Pariaman Komit Atasi Stunting

Metro- 29-09-2022 17:42
Wawako Mardison Mahyuddin membuka kegiatan Diseminasi audit kasus stunting 2022, Kamis (29/9). (Dok : Istimewa)
Wawako Mardison Mahyuddin membuka kegiatan Diseminasi audit kasus stunting 2022, Kamis (29/9). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pariaman melaksanakan Diseminasi audit kasus stunting 2022, di Kota Pariaman, Kamis (29/9).

Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat membuka kegiatan itu menyampaikan pemko selalu optimis dan mempunyai target zero untuk kasus stunting di Kota Pariaman.

"Penurunan angka stunting jadi salah satu prioritaskan pemko untuk mengatasinya. Bahkan isu ini jadi penting terlebih dengan adanya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72/2022 tentang percepatan penurunan stunting," kata Mardison.

Baca Juga

Begitu pentingnya penangganan angkat stunting itu, lanjut Mardison, makanya diadakan Diseminasi audit kasus stunting dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui penyebab risiko stunting.

Kemudian, lanjutnya, dari hasil identifikasi dilakukan analisis guna memberikan rekomendasi sebagai upaya pencegahan yang harus dilakukan.

Sesuai dengan hasil SSGI Tahun 2021, angka prevalensi kasus stunting di Kota Pariaman adalah 20,3 persen di bawah angka prevalensi stunting Sumbar yaitu 23,5 persen.

Berdasarkan instruksi Presiden RI Joko Widodo, Tahun 2024 angka prevalensi stunting harus menyentuh angka 14 persen.

"Karena itu, sisa waktu lebih kurang tiga tahun ini, perlu sekali kerja yang ekstra untuk bisa dilakukan percepatan penurunan stunting," tukas Mardison.

Komentar