Nicke Widyawati Ditunjuk Kembali jadi Dirut Pertamina

Metro- 03-10-2022 22:09
Dirut Pertamina Nicke Widyawati. (Dok : Istimewa)
Dirut Pertamina Nicke Widyawati. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Jakarta, Arunala.com - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) telah mengukuhkan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama Pertamina untuk periode kedua.

Penetapan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara No SK-199/MBU/09/2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Salinan keputusan itu ditandatangani oleh Menteri BUMN Erick Thohir, pada Senin, 19 September 2022.

Baca Juga

"Saya berterima kasih kepada seluruh Perwira Pertamina atas kerja keras dan dukungannya. Semoga dalam periode kedua ini kita dapat terus memperkuat konsolidasi untuk melanjutkan transformasi perusahaan," ucap Nicke dikutip dari laman pertamina.com, Senin (3/10).

Menurutnya, capaian yang telah ditorehkan di periode pertama merupakan landasan untuk menjalankan program dan mengejar target perusahaan pada periode keduanya.

Sebagai top management Pertamina, lanjut Nicke, ia akan bergandengan tangan dengan seluruh jajaran Direksi dan Komisaris serta Perwira Pertamina Group dalam melaksanakan tiga strategi utama di tahun ini.

Yakni meningkatkan kinerja bisnis migas eksisting, menjalankan transisi energi, serta pengembangan energi baru terbarukan.

"Kami akan melanjutkan transisi energi dengan inisiatif dan agenda strategis untuk menjamin ketahanan energi di masa depan sekaligus mengejar aspirasi pemegang saham yakni mencapai market value sebesar 100 billion USD," pungkas Nicke.

Nicke Widyawati dinilai oleh Pemegang Saham mampu mengantarkan Pertamina menjalankan transformasi perusahaan sekaligus meraih kinerja terbaik sepanjang periode pertama kepemimpinannya yakni April 2018 hingga September 2022.

Sebagai pucuk pimpinan Pertamina, Nicke Widyawati juga diakui mampu mengkonsolidasikan kekuatan perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional dan menjalankan transisi energi dalam kondisi yang penuh tantangan, yaitu pandemi Covid-19, Conflict geopolitik, dan Climate change.

Adapun capaian strategis yang dilakukan Nicke, meliputi Go Productive & Efficient, Go Global, Go Green, Go Collaborative, Go Digital dan Go Sutainable.

Pertama, dalam Go Productive dan Efficient, Nicke sukses mengawal transformasi Pertamina menjadi Holding Migas dengan enam Subholding. (*)

Komentar