Residivis Curanmor kembali Ditangkap

Metro-443 hit 17-06-2020 16:35
Dua pelaku Curanmor terduduk pasrah setelah ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Selasa malam (16/6). (Dok : Istimewa)
Dua pelaku Curanmor terduduk pasrah setelah ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang, Selasa malam (16/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Dua kawanan pelaku kasus pencurian sepeda motor (curanmor), Topik Eprayadi (22) dan Putra Mulyadi (21) ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polresta Padang, di dua tempat berbeda, Selasa (16/6).

Penangkapan pelaku pertama, Topik dilakukan polisi di daerah Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki) sekitar pukul 22.00 , selang beberapa saat kemudian pelaku kedua, Putra Mulyadi juga berhasil ditangkap.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda kepada wartawan, Rabu (17/6) menyebutkan, penangkapan dua pelaku curanmor itu berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/ 74 /B / IV / 2020 / Sektor LUKI, tanggal 26 April 2020 .

Baca Juga

Keduanya ditangkap setelah terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi pada Kamis (23/4) yang lalu di Jalan Raya Padang Besi RT 1 RW 1 Kelurahan Padang Besi Kecamatan Lubuk Kilangan.

"Setelah dilakukan penyelidikan hampir dua bulan, akhirnya kedua pelaku berhasil dibekuk," ujar Rico.

Diketahui sebut Rico, pelaku Topik merupakan warga Tanjung Saba, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg). Dia merupakan residivis kasus yang sama. Sedangkan pelaku Putra Mulyadi (21), warga Kelurahan Ganting Parak Gadang Kecamatan Padang Timur.

Dijelaskan Rico, penangkapan kedua pelaku ini berawal dari informasi yang didapat, dimana salah satu pelaku yaitu Topik Eprayadi akan melakukan transaksi kendaraan bermotor di daerah Padang Besi.

"Kemudian anggota Opsnal Polresta Padang yang dipimpin oleh Ipda Denny Juniyansyah melakukan pengecekan terhadap informasi masyarakat itu," jelas Rico.

Saat tiba di lokasi, anggota Opsnal melakukan pengintaian sambil menunggu pelaku yang akan datang melakukan transaksi jual beli ranmor curian.

"Tidak berapa lama menunggu, akhirnya anggota opsnal melihat seorang pria menggunakan sepeda motor datang yang ternyata adalah terduga pelaku yang selama ini telah dicari oleh anggota. Selanjutnya anggota Opsnal mengamankan pelaku dan menyita satu unit sepeda motor Honda Beat Pop warna hitam yang merupakan barang bukti kejahatannya," ungkap Rico.

Usai diringkus, lanjutnya, anggota opsnal langsung melakukan interogasi terhadap pelaku untuk mengetahui apakah pelaku bekerja sendiri atau bersama rekan lainnya. Dari hasil interogasi tersebut pelaku mengakui bahwa Ia beraksi bersama rekannya bernama Putra, sedang berada di Simpang PLN daerah Rimbo Data Kecamatan Lubuk Kilangan, Selasa malam itu.

Penjelasan Kasat Reskrim ini, dari pengakuan tersangka Topik, pencurian yang dia lakukan karena terdesak utang sewa rumah kontrakannya yang telah menunggak.

"Karena pusing tidak ada uang hingga muncul ide untuk melakukan pencurian dan mengajak rekannya yang bernama Putra. Keduanya diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukaman 7 tahun penjara," tutup Rico.

Komentar