Belasan Wasit dan Juri Whusu Ikuti Penataran

Olahraga- 29-10-2022 13:40
Belasan juri dan wasit cabor Whusu Sumbar saat ikuti penataran wasit dan juri, Sabtu (29/10). (Dok : Istimewa)
Belasan juri dan wasit cabor Whusu Sumbar saat ikuti penataran wasit dan juri, Sabtu (29/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - 15 orang wasit dan juri cabang olahraga Whusu dari kabupaten kota mengikuti penataran wasit dan juri yang diadakan Pengprov Whusu Sumbar.

Penataran yang dibimbing langsung oleh juri dan wasit berpredikat nasional Dewi dan Roni ini berlangsung selama tiga hari yang dimulai Jumat hingga Minggu (28-30/10) di Padang.

Ketua Pengprov Whusu Sumbar, Kompol Yanisman S mengatakan, selain pembinaan terhadap atlet melalui latihan dan pertandingan, peningkatan kompetensi wasit dan juri juga tidak kalah penting, karena kepemimpinan dalam pertandingan berpengaruh pada prestasi.

Baca Juga

"Jadilah juri dan wasit yang objektif, jujur dan berkemampuan, sehingga prestasi Wushu Sumbar semakin meningkat, dan bisa bersaing dengan dalam skala regional, nasional maupun internasional, karena tanpa adanya kemampuan dan kejujuran dasar utama dalam keberhasilan," ulas Yanisman, Sabtu (29/10).

Dirinya mengaku, penataran ini dalam rangka peningkatan prestasi atlet Wushu Sumbar, guna meraih prestasi lokal maupun internasional, tentunya tidak terlepas dari kejelian dan kejujuran serta kemapanan wasit dan juri.

Ditambahkannya, lisensi yang dikeluarkan nantinya bisa dipergunakan untuk memimpin berbagai pertandingan dalam skala lokal, dan jika dirasa memungkinkan untuk direkomendasikan untuk penanganan tingkat nasional.

"Saya lihat dan nilai, jika nanti dianggap memiliki potensi dan prestasi ada kemudian Pemprov WI Sumbar akan memberikan rekomendasi untuk pelatihan tingkat nasional," tambah Yanisman.

Menegaskan apa yang disampaikan Yanisman, Juri dan wasit nasional Dewi serta Roni meminta agar biasa melaksanakan penataran dengan serius, agar bisa mendapatkan hasil optimal.

"Kami meminta agar semua peserta bisa mengikuti dengan serius untuk menjadi pemimpin pertandingan dengan objektif, dan menghasilkan juara yang benar-benar tanpa ada keberpihakan," tutup Dewi.

Komentar