Sekko Padangpanjang Kawal langsung Verfak KI Sumbar

Metro- 04-11-2022 16:04
Wakil Ketua Pokja Monev KI Sumbar, Tanti Endang Lestari dan tim memantau command center Kota Padangpanjang saat lakukan verifikasi faktual KIP di kota itu, Jumat (4/11). (Dok : Istimewa)
Wakil Ketua Pokja Monev KI Sumbar, Tanti Endang Lestari dan tim memantau command center Kota Padangpanjang saat lakukan verifikasi faktual KIP di kota itu, Jumat (4/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padangpanjang, Arunala.com - Tim verifikasi faktual dari Komisi Informasi (KI) Sumbar yang melakukan monitoring dan evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) ke Kota Padangpanjang, disambut langsung oleh PPID utama yang juga menjabat sebagai Sekko Padangpanjang, Sonny Budaya Putra, Jumat siang (4/11).

Hadir langsungnya Sekko Padangpanjang ini, setidaknya menyiratkan bila pemko ini beri perhatian lebih terhadap KIP ini.

Dia bahkan sempat menunda beberapa agenda pertemuan dengan beberapa jajarannya di hari itu.

Baca Juga

"Saya pentingkan ini karena keterbukaan informasi publik adalah branding Pemko Padangpanjang untuk menjadi pemerintahan yang clear and clean governance," ujar Sonny yang didamping Kadis Kominfo Padangpanjang Ampera.

Sementara, Wakil Ketua Pokja Monev KI Sumbar, Tanti Endang Lestari yang memimpin tim ini mengatakan, hadirnya atasan PPID Utama secara langsung dalam penilaian verfak ini membuktikan adanya komitmen, konsistensi, koordinasi, kolaborasi dan Komunikasi di PPID Pemko Padangpanjang.

"Bahkan kami bisa minta support Pak Sekko memperhatikan PPID Pelaksana dan badan publik lainnya di Kota Serambi Makkah ini," ujar Tanti Endang Lestari.

Meski begitu, lanjut Tanti, hasil verfak dan monev itu tetap berdasarkan profesionalitas dan proporsional, semuanya sangat tergantung dari kecocokan kuisioner dengan data dan potret pelayanan di badan publik yang sebelumnya sudah diserahkan ke KI Sumbar sebelumnya.

Anggota tim verfak KI Sumbar lainnya, Adrian Tuswandi menyampaikan, meski verfak yang dilakukan KI Sumbar dikawal langsung Sekko Padangpanjang, namun itu belum bisa dikatakan sudah sempurna.

"Untuk diketahui, dalam penilaian ini, kami dari KI Sumbar punya indikator sendiri dalam menentukan badan publik yang bisa dikatakan Informatif dengan nilai tertinggi," ujar Adrian.

Komentar