Selangkah lagi, Bungo Pasang Salido menuju Nagari Informatif Nasional

Metro- 17-11-2022 19:56
Tim visitasi KIP Nasional saat kunjungi Nagari Bungo Pasang Salido, Kamis (17/11). (Dok : Istimewa)
Tim visitasi KIP Nasional saat kunjungi Nagari Bungo Pasang Salido, Kamis (17/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Painan, Arunala.com - Nagari Bungo Pasang, Salido Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), masuk dalam 10 besar nagari/desa untuk keterbukaan informasi publik tingkat nasional. Ini dibuktikan dengan turunnya tim gabungan visitasi nasional yakni KI Pusat dan Kemendes PDT serta Bappenas ke Nagari Bungo Pasang ini, Kamis siang (17/11).

Masuk nominasinya nagari ini ke tingkat nasional setelah sebelumnya hasil kuisioner menyangkut KIP mendapat penilai bagus dari tim penilai.

Saat di nagari ini, tim pusat yang dikoordinir Komisioner KI Pusat Syawaludin yang didampingi Komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi, disambut langsung oleh Sekkab Pessel Mawardi Roska, Kadis Kominfo pemkab setempat Junaidi, serta perangkat nagari bersangkutan.

Baca Juga

"Hari ini bukti dari kerja komitmen dan konsisten Nagari Bungo Pasang Salido dalam menerapkan KIP, sehingga hal itu menjadikan nagari ini meraih nilai kedua tertinggi secara nasional," kata Mawardi Roska dihadapan tim visitasi nasional di kantor Wali Nagari Bungo Pasang Salido.

Dengan raihan nilai yang baik itu, lanjut Mawardi Roska, menjadikan Nagari Bungo Pasang dikunjungi tim visitasi nasional ini.

"Kalau hasil visitasi ini maksimal, Insya Allah, Nagari Bungo Pasang akan menjadi nagari pertama di Sumbar untuk keterbukaan informasi publik tingkat nasional," ujar Mawardi Roska lagi.

Sedangkan Wali Nagari Bungo Pasang Salido, Nasri Enrijon menyebutkan dari beberapa data yang dimilikinya, nagarinya itu selalu mendapatkan prediket informatif penilaian Monev Komisi Informasi Sumbar.

"Itu bukti komitmen dan konsistensi serta koordinasi dan kolaborasi tentang Keterbukaan Informasi Publik. Nagari Bungo Pasang Salido ini semua informasi dilayani secara hiybrid (online maupun offline) kepada masyarakat. Dan dengan mengedepankan keterbukaan itu, pemerintahan nagari mendapat kepercayaan dari publik di nagari atau desa ini," ujar Nasri Enrijon.

Sementara Komisioner KI Pusat Syawaluddin, menegaskan kegiatan ini kolaborasi KI Pusat, Kemendes PDT dan Bappenas RI.

"Ini dimulai dari evaluasi dan hasil evaluasi diberikan apresiasi. Ini tujuan akhirnya adalah good governance nyata, tidak lips service," ujar Syawaluddin.

Komisioner KI Sumbar, Adrian Tuswandi menambahkan, Nagari Bungo Pasang Salido adalah pionir desa yang konsisten jalankan keterbukaan informasi publik berdasarkan UU 14 Tahun 2008 dan Perki 1 Tahun 2018 tentang standar layanan informasi publik.

"Nagari Bungo Pasang Salido memiliki niat, komitmen dan konsistensi dalan keterbukaan informasi publik. Nagari ini seperti kata bijak minang untuk keterbukaan informasi publik 'tabujua lalu tabukintang patah", hasilnya Nagari Bungo Pasang Salido meraih prediket Informatif dari KI Sumbar maupun PPID Utama Pemkab Pessel," ujar Adrian.

Komentar