Globalisasi Iptek Berdimensi Multi Efek pada Kehidupan

Metro- 30-11-2022 18:57
Anggota MPR RI, Alirman Sori berikan sosialisasi Empat Pilar MRP RI kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Jannah Langgai Sutera Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rabu siang (30/11). (Dok : Istimewa)
Anggota MPR RI, Alirman Sori berikan sosialisasi Empat Pilar MRP RI kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Jannah Langgai Sutera Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Rabu siang (30/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pessel, Arunala.com - Penguasan dan pemahaman Empat Pilar MRP RI pada masyarakat terus dioptimalkan Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Alirman Sori melalui sosialisasi.

Kali ini kegiatan tersebut dilangsungkan Alirman Sori kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Jannah Langgai Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Rabu siang (30/11).

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diberikan hari itu, tidak lain untuk mengingatkan para siswa Madrasah itu tantangan globalisasi yang terjadi saat ini.

Baca Juga

"Tantangan globalisasi yang sejalan dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) bagaikan dunia tanpa batas. Apa yang terjadi seluruh belahan dunia dapat dengan cepat kita ketahui peristiwa demi peristiwa karena kemajuan Iptek secara digitalisasi," ujar senator Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Batas negara antar negara dengan jarak yang begitu jauh, namun sebut Alirman Sori, dengan ada kemajuan Iptek tidak menghalangi masyarakat dunia untuk mengetahui apa yang terjadi diantara negara.

"Pesatnya kemajuan yang melintas tanpa batas antar negara telah merubah cara pandang yang saling mempengaruhi pola pikir dan prilaku masyarakat dunia," ujarnya.

Namun, jelas Alirman Sori, dampak yang terjadi atas perubahan tersebut berdimensi multi efek dalam pergaulan dunia internasional.

"Bagi individual dunia yang memiliki pengetahuan yang tinggi, tukasnya, akan menikmati kemajuan tersebut dan sebaliknya individu yang memiliki pengetahuan terbatas akan digilas secara sadis oleh kemajuan global, ujar Alirman Sori.

Untuk itu Alirman Sori meyebutkan, dalam menyikapi implikasi kemajuan dunia globalisasi itu, tidak ada pilihan lain kecuali semua penduduk dan warga negara Indonesia harus berkemampuan simetris dengan kemajuan Iptek.

Alirman Sori menambahkan, bagi individu yang lemah pengetahuannya niscaya bakal terlempar diujung jalan dunia menggelepar karena tidak mampu bersaing dengan yang lainnya.

"Dimensi ancaman yang cukup serius adalah apabila individu lemah dalam ilmu pengetahuan di bidang agama dapat meluluhlantakan sendi kehidupan, karena kemajuan Iptek menyajikan banyak pilihan fitur-fitur tayangan dan bisa difilter ilmu agama, lemah pengetahuan agama maka terancamlah setiap individu," pungkas Alirman Sori.

Komentar