Aktivitas Tambang PT NAL di Sawahlunto Dihentikan

Metro- 13-12-2022 12:41
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono saat meninjau lokasi pasca meledaknya tambang yang berlokasi di Sawahlunto, beberapa waktu lalu. (Dok : Istimewa)
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono saat meninjau lokasi pasca meledaknya tambang yang berlokasi di Sawahlunto, beberapa waktu lalu. (Dok : Istimewa)

Penulis: Derizon Yazid

Padang, Arunala.com - Tim Kementerian ESDM melakukan penyelidikan terkait meledaknya tambang batubara di Sawahlunto terjadi beberapa waktu lalu.

"Kementerian ESDM bakal melakukan investigasi lebih lanjut atas kejadian ledakan yang menewaskan total 10 pekerja tambang," kata Koordinatoe Inspektur Tambang Dinas ESDM Sumbar, Hendri M Sidiq ketika dihubungi Arunala.com , Selasa (13/12). Saat ini, Hendri mengaku pihaknya masih di lapangan melakukan investigasi terkait meledaknya tambang batubara milik PT NAL di Sawahlunto.

"Untuk penyebab pastinya belum bisa disimpulkan. Tim masih di lokasi ledakan untuk melakukan pemeriksaan awal. Tim akan melaksanakan investigasi terhadap kejadian ledakan tersebut," jelas Hendri.

Baca Juga

Hendri menyebutkan, aktivitas penambangan yang dilakukan PT NAL di Sawahlunto telah dihentikan.

"Seluruh aktivitas operasional pertambangan batu bara milik PT NAL di Sawahlunto. Keputusan ini imbas ledakan lubang tambang yang menyebabkan 10 orang pekerja tambang meninggal dunia dan 4 orang alami luka-luka," pungkas dia.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistyawan menyatakan, pihak kepolisian bakal memanggil pemilik tambang terkait meledaknya tambang batubara di Sawahlunto.

"Mulai dari direktur hingga staf dipanggil untuk dimintai keterangan terkait meledaknya tambang batubara tersebut. Untuk pemanggilan dan pemeriksaan dilakukan Polres Sawahlunto," pungkas dia.

Sebelumnya, diberitakan, tambang batubara milik PT NAL meledak di Sawahlunto pada Jumat (9/12) sekitar pukul 08.50 WIB. Ledakan terjadi di lubang nomor DC 02 tambang.

Peristiwa tersebut 10 orang pekerja tambang meninggal dunia, empat orang alami luka bakar dalam peristiwa tersebut.

Berikut indentitas korban meninggal :
1 Eri Mario (54)
2. M Afrizon Efendi (26)
3. Kaspion (50)
4. M Ali Jina (48)
5. Asmidi (43)
6. Bikun Supiyanto (39)
7. Nori Indra (35)
8. Turiman (59)
9. Roby Zaldi (32)

10. Budiman (40)

Korban Luka

1. Basir (50)
2. Trisno (43)
3. Szaigol Latif (18)
4. Arif Munanda (22)

Komentar