Bocah Asal Dharmasraya Berhasil Diselamatkan

Metro- 25-12-2022 20:58
Petugas dari tim gabungan membawa korban ke ambulan guna mendapatkan perawatan medis, Minggu (25/12). (Foto : Derizon)
Petugas dari tim gabungan membawa korban ke ambulan guna mendapatkan perawatan medis, Minggu (25/12). (Foto : Derizon)

Penulis: Derizon Yazid

Padang, Arunala.com - Seorang anak yang nyaris tewas tenggelam di Pantai Cimpago Puruih Kelurahan Purus Kecamatan Padang Barat Kota Padang, berhasil diselamatkan, Minggu (25/12).

Korban berhasil diselamatkan oleh tim gabungan PAM Nataru serta masyarakat sekitar lokasi, dan korban langsung dibawa dengan Ambulan ke Rumah Sakit Naili DBS.

Informasi yang diperoleh, korban adalah Galih Rizkiyansyah (9) pelajar SD di Dharmasraya.

Baca Juga

Pada saat kejadian, korban sedang bermain di sekitar pantai yang berada di Pantai Puruih dan tenggelam karena terbawa ombak ke batu krib.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Endrizal menyebutkan, dari keterangan keluarga, awalnya korban meminta minuman di pinggir pantai dan setelah itu minta izin lagi untuk berenang karena melihat saudaranya masih berenang.

Namun keluarga tidak mengetahui bahwa korban berenang dekat batu grib dan karena korban tidak mengetahui situasi dan kondisi di Pantai Puruih sehingga korban di hempaskan ombak ke batu krib.

"Ketika korban yang sedang berenang di tepi pantai, tiba-tiba datang ombak dan menyeret korban ke batu krib. Beruntung pada saat itu ada saudara korban yang sedang berenang di sekitar korban dan dapat menariknya ke darat," sebut Endrizal.

Sesampainya di darat, lanjut Endrizal, petugas BPBD Kota Padang dan Tim Gabungan PAM Nataru langsung melakukan pertolongan pertama pada korban.

"Melihat kondisi masih hidup korbanpun langsung di bawa mempergunakan Ambulan ke Rumah Sakit Naily DBS untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar Endrizal lagi.

Dia menyatakan, kejadian wisatawan nyaris tenggelam di Pantai Padang persis di daerah Purus terjadi pada Minggu (25/12) sekira pukul 15.25 WIB.

"Anggota kami dari BPBD Kota Padang dan tim PAM Nataru yang ada di Pos PAM telah memberikan pertolongan pertama kepada seorang anak yang sempat terbawa ombak ke batu krib di Pantai Cimpago Puruih," ujarnya.

Endrizal mengimbau kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dan waspada ketika bermain di pantai.

Hal ini karena di Pantai Cimpago Puruih ini seringkali terjadi perubahan cuaca yang cukup ekstrim.

Petugas gabungan dari Pos PAM Nataru Pantai Cimpago Puruih terus menerus memberikan imbauan agar para wisatawan untuk menjauh dari lokasi rawan yang telah ditandai bendera hitam dan plang dilarang berenang.

Komentar