Momen Tahun Baru, Jalur Pendakian Gunung Marapi Ditutup

Metro- 27-12-2022 20:15
Imbauan BKSDA Sumbar. (Dok : Istimewa)
Imbauan BKSDA Sumbar. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar menutup jalur pendakian Jalur Proklamator Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Marapi. Penutupan ini berlaku mulai dari 30 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023.

"Tujuan kita menutup pendakian Jalur Proklamator TWA Gunung Marapi, karena saat ini aktivitas kegempaan Gunung Marapi meningkat per 25 Desember 2022, dengan status Gunung Marapi naik dari siaga menjadi awas," kata Kepala Balai KSDA Sumbar Ardi Andono dalam laman bksdasumbar.org.

Penutupan ini, sebut Ardi, juga bertujuan untuk menjaga kawasan agar tetap terjaga keutuhannya dengan merujuk hasil penelitian tentang daya dukung kawasan.

Baca Juga

Dimana untuk kawasan Taman Wisata Alam Gunung Marapi hanya mampu menampung 150 pengunjung dalam suatu masa kunjungan, dengan dasar lebar jalur, panjang jalur, tempat berkemah, sumber air hingga kelengkapan sarana termasuk akses masuk kawasan.

"Sekaligus mengoptimalkan posko penanganan corona virus desease (2019) di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19 sebagai tindak lanjut Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasan Baru (AKB) dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid 2019," tuturnya.

Ia mengimbau semua pengunjung/wisatawan Gunung Marapi untuk menahan dulu keinginannya untuk mendaki saat ini untuk keselamatan diri dan untuk keutuhan kawasan TWA Gunung Marapi. (*)

Komentar