Kejati Sumbar Tahan Tiga Tersangka Korupsi

Metro- 13-01-2023 22:23
Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar. (Dok : Istimewa)
Kantor Kejaksaan Tinggi Sumbar. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Jumat ini (13/1), Kejaksaan tinggi (Kejati) Sumbar menahan tiga orang tersangka dugaan kasus korupsi pengerjaan pembangunan rumah susun (rusun) ASN di Kabupaten Sijunjung.

Tiga tersangka yang ditahan masing-masing berinisial "AR", "EE" dan "T" itu merupakan hasil penyidikan yang dilakukan pihak Kejati Sumbar atas proyek pembangunan yang dikerjakan pada 2018 lalu.

Informasi ditangkapnya tersangka dugaan korupsi ini disampaikan Kasi Penkum Kejati Sumbar, Fifin Suhendra SH melalui siaran pers Kejati Sumbar yang diterima Arunala.com Jumat malam (13/1).

Dalam rilisnya, Fifin menjelaskan, penahanan tiga tersangka yakni "AR", "EE" dan "T" itu berdasarkan penyidikan sesuai dengan Sprint Nomor: Print-11/L.3/Fd.1/07/2022 tanggal 6 Juli 2022, tentang dugaan tindak pidana korupsi pada pekerjaan pembangunan rumah susun ASN di Kabupaten Sijunjung tahun 2018.

Fifin menjelaskan, penahanan para tersangka diduga melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Tersangka "AR" ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan surat penetapan tersangka (PIDSUS-18) Nomor : TAP- 07/L.3/Fd.1/11/2022 tanggal 11 November 2022," lanjut Fifin.

Kemudian, sambungnya, tersangka "EE" ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor : TAP- 08/L.3/Fd.1/11/2022 tanggal 11 November 2022.

Selanjutnya, tersangka "T" ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor : TAP- 09/L.3/Fd.1/11/2022 tanggal 11 November 2022.

Fifin juga menerangkan, pada Jumat (13/1) ini, tim penyidik pada Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumbar melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka "AR", "EE", dan "T".

Penyidik lalu berpendapat terhadap tersangka untuk dilakukan tindakan penahanan Rutan berdasarkan tersangka "AR", surat perintah penahanan Nomor : Print- 33/L.3/Fd.1/01/2023 tanggal 13 Januari 2023.

Sedangkan tersangka "EE" surat perintah penahanan Nomor : Print- 34/L.3/Fd.1/01/2023 tanggal 13 Januari 2023.

Dan tersangka "E" dengan surat perintah penahanan Nomor : Print- 34/L.3/Fd.1/01/2023 tanggal 13 Januari 2023.

"Tiga orang tersangka ini selanjutnya dilakukan penahanan di Rutan Kelas IIB Padang selama 20 hari terhitung tanggal Jumat (13/1) sampai Rabu (1/2)," jelas Fifin Suhendra.

Komentar