Polda Kerahkan 6.961 Personil Amankan Pilkada Serentak

Metro-266 hit 08-07-2020 22:45
Foto : Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (Dok : Istimewa)
Foto : Kombes Pol Satake Bayu Setianto. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Sebanyak sebanyak 6.961 personil polisi disiagakan Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar untuk mengamankan pilkada serentak 2020.

Cukup banyaknya personil yang dikerjakan Polda ini berkaitan tingkat kerawanan yang telah dipetakan pihak Polda berdasarkan dari beberapa aspek yang ada.

"Pada tahun 2020 ini, ada 11 kabupaten akan laksanakan pemilihan bupati dan dua kota untuk pemilihan wali kota. Kemudian satu pemilihan gubernur (pilgub)," ujar Kabid Humas) Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto dalam siaran pers yang diterima media.

Baca Juga

Untuk pilgub, lanjut Bayu, pelaksanaannya dilakukan serentak di 19 kabupaten kota. Sedangkan untuk pilbup dan pilwako dilaksanakan oleh masing-masing daerah yang ikut pilkada.

"Untuk hari pencoblosan pilgub maupun pilbup dan pilwako bersamaan yakni 9 Desember 2020 nanti," sambung dia.

Mengingat pelaksanaannya bersamaan atau serentak, sebut Bayu, makanya pihak Polda menaruh atensi besar pada pilkada itu.

"Buktinya, saat ini sudah disusun kekuatan dari personil Polda Sumbar untuk mengamankan wilayah yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020," kata Bayu lagi.

Mengenai pemetaan kerawanan yang dibuat Polda Sumbar, menurut Bayu perlu dilakukan. Ini untuk menentukan cara bertindak dan jumlah personil yang akan diturunkan dalam pengamanan nantinya.

"Dan dalam tahapan pilkada juga ada kerawanannya yang harus diantisipasi. Makanya kami juga melibatkan unsur TNI dan Linmas dalam pelaksanaan pilkada serentak nanti," jelas Bayu.

Sementara untuk pelaksanaan gelar pasukan pengamanan pilkada serentak 2020, Bayu menjelaskan tidak dilaksanakan di lapangan, karena mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19.

"Dalam pelaksanaan pengamanan pilkada serentak ini akan tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ada," kata Bayu.

Komentar