Bank Nagari Painan Agresif Pasarkan E-Money Nagari Card

Ekonomi- 19-01-2023 20:17
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar bersama Pemimpin Bank Nagari Cabang Painan, Helfi Yanrika memperlihatkan e-money Nagari Card. (Dok : Istimewa)
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar bersama Pemimpin Bank Nagari Cabang Painan, Helfi Yanrika memperlihatkan e-money Nagari Card. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Painan, Arunala.com - Bank Nagari Cabang Painan berkomitmen untuk terus menggenjot penggunaan uang elektronik (e-money) Nagari Card bagi masyarakat di Painan khususnya dalam setiap transaksi keuangannya.

Hal ini menyikapi perkembangan transformasi digital yang pasca-pandemi pergerakannya semakin cepat.

Diketahui, Nagari Card ini sebagai bentuk terobosan yang disuguhkan Bank Nagari bekerja sama dengan Bank Mandiri.

Baca Juga

Peluncuran kerja sama Cobrand e-money ini telah dilakukan pada 28 Desember 2022.

Kehadiran Nagari Card tersebut melengkapi channel pembayaran elektronik yang telah dikembangkan Bank Nagari selama ini.

"Kami optimistis masyarakat Painan bakal melirik Nagari Card sebagai alat transaksi non-tunai di tengah ketatnya kompetisi industri perbankan. Dengan hanya satu kartu bisa memberikan kemudahan bertransaksi di seluruh ekosistem transaksi non-tunai di seluruh Indonesia," kata Pemimpin Bank Nagari Cabang Painan, Helfi Yanrika, kepada Arunala.com .

Helfi menjelaskan adapun keuntungan yang diberikan Nagari Card. Yakni tidak perlu aktivasi kartu, setelah pembelian dapat langsung digunakan.

Transaksi belanja tidak menggunakan PIN atau tanda tangan, melainkan dengan cara tapping ke mesin reader.

"Kemudian, transaksi dapat dilakukan pada tol, bandara, parkir, mini market, dan seluruh merchant berlogo e-money di seluruh Indonesia," sebut Helfi.

Untuk top up dan cek saldo, sebut Helfi, dapat dilakukan pada mobile banking, kantor Cabang Bank Nagari, Agen Lapau Nagari dan Aplikasi e-Commerce seperti Tokopedia, Shopee, Blibli.

"Kemudian, aplikasi Link Aja, Gojek, Dana, dan Merchant berlogo e-money di seluruh Indonesia," paparnya.

Bagaimana dengan persyaratannya? Helfi menjelaskan pemegang kartu dapat berupa nasabah maupun non-nasabah.

"Pemegang kartu hanya dapat menggunakan kartu e-money untuk transaksi pembayaran selama saldo pada kartu mencukupi," sebut Helfi.

Dalam hal terjadi kehilangan dan/atau kerusakan dan/atau penyalahgunaan atas kartu e-money tersebut baik yang disebabkan oleh faktor kelalaian atau kesengajaan, pemegang kartu akan menjadi tanggung jawab, bank tidak dapat melakukan pemblokiran kartu.

"Pemegang kartu berhak untuk sewaktu-waktu mengakhiri penggunaan kartu e-money," tuturnya.

Pemegang kartu, sebut Helfi, berhak untuk menerima kembali dana yang tersisa pada kartu e-money saat pemegang kartu mengakhiri penggunaan kartu.

"Caranya menyerahkan kartu e-money ke Kantor Cabang," tegas Helfi.

Helfi menyebutkan saldo maksimal Rp2.000.000 dan saldo minimal Rp0,00. Minimum Top Up saldo e-money Rp20.000 dan limit maksimal transaksi Top Up e-money dalam satu bulan Rp20.000.000.

"Nagari Card dijual melalui kantor cabang Bank Nagari yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumbar. Dan di sejumlah kantor perwakilan cabang lainnya di luar provinsi. Kemudian juga terdapat di merchant bekerja sama," tukas Helfi.

Komentar