Atraksi Barongsai dan Liong Meriahkan Perayaan Imlek

Metro- 22-01-2023 07:05
Atraksi Barongsai di halaman Kelenteng See Hin Kiong, Sabtu (21/1) malam. (Foto : Fajril)
Atraksi Barongsai di halaman Kelenteng See Hin Kiong, Sabtu (21/1) malam. (Foto : Fajril)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Atraksi Liong dan Barongsai mengawali perayaan Tahun Baru Imlek 2574 di halaman Kelenteng See Hin Kiong, Jalan Kelenteng, Kota Padang.

Warga etnis Tionghoa maupun masyarakat antusias menyaksikan atraksi ini, Sabtu (21/1) malam.

Atraksi yang berlangsung mulai pukul 20.00 sampai 22.00 ini, menjadi hal yang ditunggu masyarakat.

Terlebih dua tahun terakhir perayaan dilakukan secara terbatas karena pandemi Covid-19.

Sehingga tidak heran, jika masyarakat sudah datang ke lokasi sebelum atraksi Barongsai dimulai.

Setelah Liong dan Barongsai mulai beraksi, masyarakat dan warga etnis Tionghoa Padang yang datang antusias memberikan angpao ke Barongsai dan Liong.

"Pada perayaan malam Tahun Baru Imlek tahun ini tidak kami sangka sampai membeludak. Tidak hanya warga etnis Tionghoa saja tapi juga masyarakat Kota Padang antusias menyaksikan atraksi ini," kata Humas Kelenteng See Hin Kiong, Indra Lie.

Penampilan atraksi ini, sebut Indra Lie, serba dadakan.

"Atraksi barongsai dan liong atas permintaan marga Lim. Dan lion dance dari Red Diamond serta tarian naga dari HTT Pusat Padang," tuturnya. Ia mengatakan atraksi barongsai dan liong merawat keberagaman.

Buktinya antusiasme menonton tidak hanya dari warga Tionghoa, tapi juga warga Kota Padang.

"Ada ribuan masyarakat hadir menyaksikan atraksi ini," sebut Indra.

Rahmat, 50, warga Kota Padang dan warga lainnya juga hadir menikmati pertunjukan barongsai dan liong di halaman Kelenteng See Hin Kiong.

Menurutnya, ini menunjukkan diterimanya budaya Tionghoa di kalangan warga Kota Padang.

"Barongsai dan liong ini budaya Tionghoa, tapi sangat dinikmati, diapresiasi oleh masyarakat Padang. Tentunya ini menunjukkan keberagaman dan toleransi antar umat," ungkapnya.

Sekadar diketahui, Barongsai sendiri dilambangkan sebagai seekor singa yang bermakna kekuatan, keberanian serta ketangkasan.

Cara membawakannya cukup hanya dengan dua orang yang memegang bagian kepala, serta badan dan ekor barongsai.

Satu orang berada di bagian depan memegang kepala dengan berdiri, satunya lagi menunduk di belakang dan memegang pinggang pemain yang di depannya.

Liong dilambangkan sebagai seekor naga yang bermakna ketenangan dan kebijaksanaan. Cara membawakannya harus dengan banyak orang tergantung dari panjangnya liong yang dibawakan.

Berbeda dengan barongsai, liong mengutamakan keselarasan antara pemainnya. Gerakan liong yang meliuk-liuk membutuhkan harmonisasi dan konsentrasi antar para pemain.

Komentar