Fenomena Baru di Demokrasi Sumbar

Metro-85 hit 13-02-2020 17:30
Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang, Aidinil Zerta. (ist)
Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang, Aidinil Zerta. (ist)

Penulis: Administrator | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Banyaknya pasangan bakal calon perseorangan yang akan maju pada pemilihan kepala daerah (pilkada) di 13 kabupaten kota maupun pemilihan gubernur Sumbar menarik perhatian Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang, Aidinil Zerta.

Dia mengatakan banyaknya bermunculan calon perseorangan pada pilkada maupun pilgub Sumbar kali ini merupakan fenomena baru bagi proses demokrasi dan politik di Sumbar.

"Seyogyanya, banyaknya muncul bakal pasangan calon perseorangan itu lebih banyak dipengaruhi faktor aktualisasi dari bakal calon itu kepada publik," ungkap Aidinil Zerta.

Baca Juga

Dirinya tidak ingin menuding kalau kemunculan para bakal calon perseorangan yang seperti ini akibat dari pesimistis-nya masyarakat terhadap partai politik.

Selain itu, dengan maju di jalur perseorangan menjadikan para bakal calon ini tidak begitu terikat dengan mekanisme yang ada di partai.

Andinil sedikit mengulas terkait belum munculnya pasangan calon kepala daerah baik provinsi, hal itu terjadi karena masih adanya tarik ulur di tingkat partai.

"Soalnya partai masih mencari Koalisi yang memiliki idiologi partai yang sama. Karena kita tahu partai yang ada punya idiologi partai yang berbeda-beda. Jadi itu yang masih dicari para elite partai," kata Aidinil Zerta. (amz)

Komentar