Para Guru di Sawahlunto Wajib Uji Swab

Edukasi-136 hit 15-07-2020 15:50
Wako Sawahlunto Deri Asta saat meninjau pelaksanaan awal PBM di salah satu sekolah di kota itu, Senin (13/7) lalu. (Dok : Istimewa)
Wako Sawahlunto Deri Asta saat meninjau pelaksanaan awal PBM di salah satu sekolah di kota itu, Senin (13/7) lalu. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Sawahlunto, Arunala - Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka di sejumlah SLTA dan SLTP di Kota Sawahlunto telah dimulai, Senin (13/7) kemarin.

Proses pelaksanaan PBM di kota itu tetap mengacu pada standar protokol kesehatan.

"Kewajiban menjalankan protokol kesehatan dijalankan dalam PBM bertatap muka pada SLTA dan SLTP di Sawahlunto," kata Walikota Sawahlunto, Deri Asta ketika dihubungi Arunala.com , Rabu (15/7).

Baca Juga

Menurut dia, protokol kesehatan sebagai benteng untuk menjaga diri dan lingkungan dari penyebaran virus Corona tersebut harus dilaksanakan dengan optimal.

"Untuk langkah preventif, sebelum PBM bertatap muka dimulai kita sudah melakukan uji Swab massal untuk guru-guru SLTA dan SLTP ini," jelas Deri Asta.

Dirinya menyebut, untuk jumlah siswa belajar dalam ruang kelas dikurangi sebanyak 50 persen. Sebelumnya berisi 30 siswa kini menjadi setengah jumlahnya. Untuk ruang belajar juga diatur tiap meja siswa dengan jarak 1,5 meter.

Kemudian bagi sekolah yang PBM tatap muka dilaksanakan selang seling (dua shiff). Jika tatap muka di hari Senin, Rabu, dan Jumat, maka untuk Selasa, Kamis, Sabtu mereka libur. Begitu juga sebaliknya, jika proses belajar tatap muka Selasa, Kamis, Sabtu, maka untuk hari Senin, Rabu dan Jumat tidak belajar.

Sementara untuk jam pelajaran, yang semula 45 menit per satu mata pelajaran, kini dijadikan 30 menit saja tanpa ada jam istirahat.

"Khusus bagi guru yang akan melakukan PBM, akan jalani uji Swab. Hingga saat ini, sekitar 80 persen guru-guru mengajar di Kota Sawahlunto telah jalani uji Swab, dan masih ada belum. bagi guru tidak atau belum uji swab dilarang mengajar di sekolah," kata Deri Asta.

Komentar