714 Surat Tilang Dikeluarkan, 76 Motor Ditahan

Metro-328 hit 28-07-2020 19:11
Anggota Lantas dari Polres Kota Padang saat gelar razia Patuh Singgalang 2020 di Jalan Ir Juanda Padang, Selasa (28/7). (Foto : Can)
Anggota Lantas dari Polres Kota Padang saat gelar razia Patuh Singgalang 2020 di Jalan Ir Juanda Padang, Selasa (28/7). (Foto : Can)

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Sejak Operasi Patuh Singgalang yang digelar Polres Kota Padang, Kamis (23/7) lalu hingga Selasa (28/7), Sat Lantas di Polres ini sudah mengeluarkan 714 surat tilang kepada pengendara motor dan mobil.

"Turut juga ditahan sebanyak 76 kendaraan roda dua (motor), karena kedapatan melanggar aturan lalu lintas di sejumlah titik yang menjadi lokasi razia di wilayah Kota Padang, serta

pengendara yang tidak bisa menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraannya," kata Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Sukur Hendri Saputra, kepada media di Polres Kota Padang, Selasa (28/7).

Baca Juga

Sukur Hendri juga menjelaskan dalam razia itu, petugas Lantas juga menahan sebanyak 339 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan 299 lembar Surat Izin Mengemudi (SIM) dari pengendara yang melanggar itu.

Dia menerangkan pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang di Kota Padang ini memprioritaskan bentuk pemeriksaan yang dilakukan terhadap pengendara kendaraan selama razia berlangsung.

"Ada sembilan prioritas utama, yaitu sebanyak 247 pengendara kedapatan berkendara tanpa helm, tiga pengendara didapati berkendara berbonceng tiga orang, dan sebanyak 18 kendaraan kedapatan menggunakan knalpot racing serta delapan orang berkendara tanpa memakai sabuk pengaman," Sukur Hendri merinci.

Selain itu, petugas juga mendapati sebanyak 122 pengendara berupaya melawan arus, satu orang berkendara sambil menggunakan HP. Tak hanya itu sebanyak enam kendaraan kedapatan kelebihan muatan serta sebanyak 309 pengendara ditilang akibat kelalaian lainnya.

"Operasi Patuh Singgalang 2020 akan terus kami gelar hingga 5 Agustus 2020 ini. Bagi pengendara kami imbau agar jangan lalai saat berkendara dan tetap berkendara melengkapi surat - surat kendaraan bermotor. Utamakan keselamatan dan kenyamanan berkendara," tutup Sukur Hendri.

Komentar