Gubernur, Wagub dan ASN di Setprov Jalani Swab Massal

Metro-423 hit 14-08-2020 17:55
Foto : Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (Dok : Istimewa)
Foto : Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Adanya kabar menyebutkan Sekprov Sumbar Alwis positif terpapar Covid-19 masih simpang siur kebenarannya.

Apalagi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada media usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa mendengarkan pidato pengantar HUT RI oleh Presiden Jokowi di Ruang Rapat DPRD Sumbar, Jumat (14/8), menyebutkan tadi Sekprov Sumbar dan Sekwan ketemu saat jalani tes Swab.

"Yang ketemu-ketemu dalam seminggu terakhir ini, harus di swab, itu protapnya," kata Irwan Prayitno.

Baca Juga

Irwan menambahkan dia banyak kabar yang didengarnya dari banyak pihak bahwa Sekprov Sumbar ini terpapar Covid-19. Namun dirinya belum memastikan kebenaran hal itu.

Kemudian dengan adanya informasi salah seorang dari ASN di kesekretariatan provinsi yang positif, maka semua yang bertemu, yang terpapar, yang bicara, yang berinteraksi dengan pasien terkonfirmasi harusdi swab semuanya.

Bahkan dia dan istrinya juga harus kembali jalani uji swab, pada hal hari sebelumnya Irwan sudah jalani tes ini sekembali dari luar Sumbar.

"Saya dan istri hari ini (Jumat, red) kembali harus jalani pengambilan sampel swab, meski sebelumnya telah melakukan tes swab sepulang kunjungan kerja ke Jakarta dengan hasil PCR negatif Covid-19," kata Irwan.

Ini dilakukannya karena dia dan istri sempat melakukan kontak dengan ASN Setprov Sumbar yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 itu berdasarkan hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.

"Jadi walaupun kemarin saya baru diswab, negatif. Nah sekarang saya swab lagi. Ibu juga kemarin bertemu dengan yang bersangkutan, terpaksa harus di swab juga. Semua pejabat-pejabat pemprov, termasuk Wagub juga jalani swab," jelasnya

Terkait dengan beredarnya informasi yang mengatakan ASN di Setprov yang terpapar itu adalah Sekprov, Irwan menegaskan hal itu merupakan kewenangan dari pemerintah dalam melakukan tracking.

"Itu urusan tracking ya, urusan tracking itu urusan kita mentracking. Yang bersangkutan ketemu siapa dan sebagainya, langsung kami swab semuanya. Jadi yang penting urusan nama itu urusan kedua lah, yang penting harus selesai," tegas Irwan.

Tidak hanya ASN di Pemprov Sumbar, DPRD Sumbar di hari Jumat itu, juga jalani pengambilan sampel swab baik bagi seluruh anggota dewan, Sekwan dan seluruh ASN yang ada di sekretariat DPRD Sumbar.

Irwan berharap apa yang dilakukan Pemprov Sumbar dengan melakukan pengambilan sampel swab setelah mendapatkan informasi kasus positif Covid-19 di lingkungan Pemrov Sumbar dapat dijadikan contoh oleh masyarakat.

Komentar