SDM Pokdarwis Pessel Ditingkatkan

Ekonomi-99 hit 26-08-2020 19:11
Pengiat dan pengelola wisata di Pessel ikuti pelatihan kepariwisataan di Hotel Grand Zuri Padang, Rabu (26/8).(Foto : Snm)
Pengiat dan pengelola wisata di Pessel ikuti pelatihan kepariwisataan di Hotel Grand Zuri Padang, Rabu (26/8).(Foto : Snm)

Penulis: Snm | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Sebanyak 95 orang dari berbagai pengelola dan pengiat objek wisata, yang tergabung dari beberapa kelompok sadar wisata (Okdarwis) serta wartawan asal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dapat pelatihan dari Dinas Pariwisata Sumbar.

Pelatihan ini yang diadakan dua hari Rabu - Kamis (26-27/8) di Hotel Grand Zuri Padang.

Ketua Pelaksana kegiatan Anastasia menyampaikan selain pelatihan serupa diadakan tiap tahun, juga bertujuan untuk peningkatan dan pengembangan gerakan kepariwisataan berbasis masyarakat untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca Juga

"Kami bersama inginkan agar Sumbar, khususnya Kabupaten Pesisir Selatan menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan," kata Anastasia.

Selain itu, sebut dia, peserta yang mendapat pelatihan ini nantinya menjadikan destinasi wisata Pessel kedepan dapat bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat setempat.

Kegiatan ini berkat dukungan penuh dari anggota DPRD Sumbar dari Dapil Pessel, Bakri Bakar.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Novrial melalui Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata, Doni Hendra menyampaikan pelatihan kali ini diharapkan bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan gerakan sadar wisata (pelatihan sadar wisata)

"Walaupun saat ini pariwisata sudah dibuka, namun tetap kita mengajak pada semua pihak tetap mengikuti protokol kesehatan," kata Doni.

Doni juga mengucapkan terima kasih pada anggota DPRD Sumbar Bakri Bakar telah mengalokasikan dana pokok pikiranya pada Dinas Pariwisata Sumbar, untuk pelatihan ini dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM), untuk ciptakan Sapta Pesona.

Sementara itu Anggota DPRD PSumbar Bakri Bakar, mengatakan Pessel punya banyak destinasi wisata.

"Pariwisata mempunyai nilai bisnis dan ekonomi di tengah masyarakat, maka pengembangan pariwisata harus benar-benar dikelola secara baik dan profesional," pesan Bakri Bakar.

Komentar