Munculkan Pilkada Pessel yang Badunsanak

Metro-195 hit 30-08-2020 00:19
Ketua Ikatan Wartawan Pesisir Selatan (IWAPES), Mario Rosy. (Dok : Istimewa)
Ketua Ikatan Wartawan Pesisir Selatan (IWAPES), Mario Rosy. (Dok : Istimewa)

Penulis: Snm | Editor: MN. Putra

Pessel, Arunala -- Menyikapi Pilkada 2020 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) pada Desember nanti, Ketua Ikatan Wartawan Pesisir Selatan (IWAPES), Mario Rosy meminta semua pihak di Pessel, termasuk insan pers di Pessel untuk tidak menghilangkan rasa silaturahmi dan tegur sapa hanya karena ada perbedaan pilihan calon kepala daerahnya.

"Perbedaan pilihan tidak jarang membuat orang tidak tegur sapa satu sama lain,. Pada hal dalam demokrasi perbedaan menjadi bagian dinamika," kata Mario Rosy kepada media di Painan, Kabupaten Pessel, Sabtu (29/8).

Dia menjelaskan, Pilkada di Pessel nanti jangan sampai terjadi hal - hal yang menimbulkan gejolak, suasana panas yang dapat merusak tatanan kerukunan dan kekeluargaan yang sudah ada selama di Pessel hanya karena perbedaan pendapat itu

Baca Juga

"Pada pemilu maupun pilkada sebelumnya, kita sudah mengenal namanya pemilu atau pilkadabadunsanak. Dimana pelaksanaannya mengutamakan rasa kekeluargaan agar proses demokrasi itu berjalan baik tanpa ada konflik," terang Mario lagi.

Dia menekankan, Pilkada badunsanak di Pessel harus benar-benar bisa implementasikan, jangan hanya sekadar slogan.

Selain masyarakat, ajakan pilkadabadunsanakjuga disampaikan Mario kepada para calon yang akan 'bertarung' di Pilkada Pessel nanti. Para calon agar ikut bersama - sama menciptakan suasanabadunsanak, dan tidak menjurus pada kampanye hitam dan praktik curang lainnya seperti politik uang.

Dia menilai kesuksesan pilkada bukan hanya ada di tangan penyelenggara saja, tapi hal itu juga ditentukan dari para calon yang akan ikut, termasuk tim suksesnya.

Makanya dia meminta kepada calon untuk bisa berikan pembelajaran dan pemahaman politik yang benar, bersih dan profesional pada pemilih. "Jangan berikan pemahaman politik hitam, yang bisa merusak Pilkada badunsanak dan kekeluargaan," tukas Mario.

Mario juga memitak warga Kabupaten Pesisir Selatan nantinya bisa datang ke TPS, untuk menggunakan hak pilihannya dan jangan golongan putih ( golput).

"Sebab satu suara pemilih ikut menentukan masa depan kabupaten ini. Sebab pemilih yang sudah terdaftar sebagai pemilih tetap, agar bisa menggunakan hak pilihnya," kata Mario.

Komentar