NasDem Usung Sembilan Paslon di Pilkada Sumbar

Metro-596 hit 30-08-2020 20:14
Ketua DPW Partai NasDem Sumbar Hendrajoni saat menyerahkan formulir B.1 KWK kepada sembilan paslon yang diusung NasDem, di Hotel Pangeran Beach, Minggu (30/8). (Foto : Amz)
Ketua DPW Partai NasDem Sumbar Hendrajoni saat menyerahkan formulir B.1 KWK kepada sembilan paslon yang diusung NasDem, di Hotel Pangeran Beach, Minggu (30/8). (Foto : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sumbar memasang target menang bagi pasangan calon (paslon) kepala daerah yang diusung partai ini pada Pilkada serentak 2020 di sejumlah kabupaten kota di Sumbar.

Sejalan dengan itu, partai NasDem mengaku sudah memilih sejumlah pasangan calonnya yang dibuktikan dengan penyerahan formulir B. 1 KWK partai kepada para pasangan calonnya di Hotel Pangeran Beach, Minggu (30/8).

"Formulir B.1 KWK partai itu akan jadi bahan bagi paslon untuk mendaftar ke KPU nanti," kata Ketua DPW NasDem Sumbar Hendrajoni didampingi

Baca Juga

Sekretaris DPW NasDem Sumbar Musmaizer Dt Gamuak kepada Arunala.com di sela-sela acara penyerahan formulir B.1 KWK itu.

Dia mengatakan, formulir yang diserahkan hari itu bagi untuk sembilan paslon yang diusung NasDem. Sementara lima formulir lagi segera menyusul.

"Soalnya, saat ini masih dalam proses DPP termasuk formulir B.1 KWK untuk paslon gubernur dan wakil gubernur. Apalagi NasDem Sumbar tetap masuk dalam barisan Koalisi Poros Baru," tukasnya Hendrajoni.

Dia menjelaskan, lima formulir bagi lima paslon itu yang masih proses DPP itu yakni Kabupaten Pasaman, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar, dan satu lagi untuk gubernur dan wakil gubernur.

"Mudah-mudahan, jelang masa pendaftaran pencalonan dibuka KPU, lima formulir untuk paslon itu sudah dikeluarkan DPP," harap Hendrajoni.

Dirinya juga mengaku untuk mengusung paslon di Pilkada kabupaten kota maupun provinsi, NasDem tak bisa gunakan 'tiket' sendiri. Untuk itu harus berkoalisi dengan partai lain.

Apa yang diungkapkan Hendrajoni itu dapat dilihat dari sembilan paslon yang diusung NasDem saat ini semuanya berkoalisi dengan satu hingga lima partai politik lainnya.

Hendrajoni juga menegaskan dalam penetapan paslon dari NasDem ini, partainya tetap pada komitmen yang sudah ada yakni tidak ada pakai mahar.

Dia juga harapkan pada paslon, setelah terima formulir B.1 KWK, agar segera bentuk tim pemenanganmasing-masing.

"Jangan pula turun ke lapangan, sapa masyarakat karena masyarakat yang akan memilih nantinya. Jangan lupa lakukan perpaduan silaturahmi dengan parpol yang sudah berkoalisi. Terpenting jangan sekali-kali lakukan kampanye hitam, jual saja program kita sendiri kepada masyarakat," pesan Hendrajoni.

Dirinya juga mengingatkan kepada paslon, agar lakukan di hari pendaftaran pertama dibuka KPU. Meski pendaftaran itu ada tentang waktu yang diberi KPU yakni dari tanggal 4 sampai 6 September.

"Sebaiknya mendaftar di hari pertama. Sehingga apabila ada kekurangan syarat bisa segera dieprbaiki jelang masa pendaftaran itu ditutup," kata Hendrajoni.

Berikut 9 Paslon yang Diusung Partai NasDem untuk Pilkada serentak 2020 di Sumbar:

  1. Kabupaten Padang Pariaman: Suhatri Bur-Rahman, wakil bupati dan Kadisdik Padang Pariaman, Partai pengusung Nasdem, PAN dan PDIP.
  2. Kabupaten Agam: Trinda Farhan-M Kasni, wakil bupati dan mantan Kepala Staf Kodim Kab Agam, partai pengusung Nasdem-PKS.
  3. Kota Bukittinggi: Irwandi-David Chalik, Wakil Wali Kota dan Artis, partai pengusung Nasdem, PAN, dan PBB.
  4. Kabupaten Pasaman Barat: Yulianto-Syafrial, Bupati dan Wali Nagari, partai pengusung Nasdem dan Demokrat.
  5. Kabupaten Sijunjung: Benny Dwipa Yuswir-Iradatillah, Kepala Bappeda Sijunjung dan Mantan Anggota DPRD Sumbar, partai pengusung Nasdem, PPP, Golkar, PBB dan Perindo.
  6. Kabupaten Solok: Nofi Candra-Zulfadri Nurdin, Mantan DPD RI dan Wakil Bupati Solok, partai pengusung Nasdem dan PPP.
  7. Kota Solok: Zul Elfian-Ramadhani Kirana, Wali Kota dan Anggota DPRD Solok, partai pengusung Nasdem, PAN dan PKS.
  8. Kabupaten Solok Selatan: Abdul Rahman-Rosman Efendi, Plt Bupati dan Pensiunan PNS, partai pengusung Nasdem dan PAN.
  9. Kabupaten Pesisir Selatan: Hendrajoni-Hamdanus, Bupati dan Anggota DPRD Provinsi Sumbar, partai pengusung Nasdem, PKS, dan PDIP.

Komentar