Jumat Ini Pendaftaran Bapaslon Dibuka

Metro-159 hit 03-09-2020 21:08
Anggota KPU Sumbar Gebril Daulai saat paparkan proses pendaftaran bapaslon yang dibuka KPU pada Jumat (4/9) ini kepada awak media, Kamis (3/9). (Foto : Amz)
Anggota KPU Sumbar Gebril Daulai saat paparkan proses pendaftaran bapaslon yang dibuka KPU pada Jumat (4/9) ini kepada awak media, Kamis (3/9). (Foto : Amz)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala - KPU Sumbar kembali laksanakan ngobrol pemilihan (ngopi) bersama para media dalam rangkaian penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 di Sumbar, Kamis (3/9).

Kegiatan yang dilakukan di Dapoer Roti Bakar, Jalan Raden Saleh Padang itu membahas tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar yang pendaftarannya dibuka KPU Sumbar, Jumat besok (4/9) hingga Minggu (6/9).

Anggota KPU Sumbar sekaligus Koordinator SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas), Gebril Daulai memaparkan, besok (Jumat, red) KPU resmi membuka pendaftaran bapaslon baik untuk tingkat provinsi maupun kabupaten kota.

Baca Juga

"Untuk diketahui prinsip dari KPU, penyelenggaran Pilkada serentak 2020 itu harus demokratis, aman dan sehat, karena di masa padamu Covid ini KPU menginginkan proses Pilkada berjalan secara Demokrasi dan aman tanpa mengabai kesehatan," kata Gebril.

Dia mengaku, KPU Sumbar sebelumnya sudah lakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Bawaslu Sumbar dan pihak Kepolisian tentang penyelenggaraan pendaftaran yang akan dilakukan Jumat hingga hari Minggu itu.

Kemudian menyangkut teknis pendaftaran, Gebril menyampaikan yang akan datang mendaftar itu yakni bapaslon, Ketua dan Sekretaris partai politik (parpol) pengusung serta petugas yang bawa dokumen pendaftaran bapaslon

"Ini sebagaimana ditegaskan dalam PKPU Nomor 6 Tahun 2020, sebagaimana diubah dalam PKPU 10/2020," ujar Gebril.

Dia juga menekankan, pada proses pendaftaran bapaslon nanti juga tidak ada arak-arakan atau konvoi ke kantor KPU.

"Jumlah pengiring bapaslon pun dibatasi yakni 10 orang dan tidak dibolehkan masuk ke dalam ruang pendaftaran," tegas Gebril lagi.

Dia menambahkan, pada proses pendaftaran itu, pihaknya akan siapkan layar utama di luar ruangan sebagai akses bagi media, pemantau maupun pengiring bapaslon agar bisa menyaksikan proses pencalonan, dan proses ini juga akan disiarkan secara live streaming.

"Jadi bagi rekan-rekan wartawan yang ingin melihat proses pendaftaran itu bisa saja disaksikan melalui media sosial (medsos) seperti Facebook atau instagram KPU Sumbar," tukas dia lagi.

Kemudian terkait bapaslon harus wajib uji swab (PCR), menurut Gebril hal itu sudah dituangkan dalam PKPU Nomor 10/2020.

"Saat ingin mendaftar, bapaslon harus melampirkan hasil uji swab (PCR) mereka pada dokumen syarat pencalonan," jelasnya.

Bagi bapaslon yang sudah lakukan uji swab dan hasilnya positif diberi pengecualian boleh tidak hadir saat pendaftaran.

"Persoalannya kami belum dapat kepastian apakah mereka itu positif atau negatif," ungkap Gebril.

Apa bila ada terjadi kasus seperti ini, sebut Gebril, dimana salah seorang dari bapaslon itu belum keluar hasil swabnya, maka pendaftaran bisa dilakukan oleh pasangannya yang didampingi Ketua dan Sekretaris parpol pengusung.

Saat ditanya apakah saat proses pendaftaran itu, Ketua dan Sekretaris parpol pengusung juga diminta uji swab? Gebril menjawab dalam aturan yang dibuat KPU, hal seperti itu tidak ada diatur.

"Namun untuk langkah antisipasi sekaligus menjalankan protokol kesehatan saat pendaftaran, maka Ketua dan Sekretaris parpol itu kami lakukan pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan dan gunakan masker," kata Gebril Daulai.

Komentar