Jembatan Gantung di Ujung Gading Pasbar Diperbaiki

Metro-171 hit 18-09-2020 18:20
Wakil Gubernur Nasrul Abit dan rombongan saat meninjau masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (17/9) kemarin. (Dok : Istimewa)
Wakil Gubernur Nasrul Abit dan rombongan saat meninjau masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (17/9) kemarin. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Pasbar, Arunala - Jembatan gantung yang putus akibat banjir bandang di Kecamatan Ujung Gading, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), pada Senin (14/9) lalu, segera dibangun kembali.

Kepastian dibangunnya kembali jembatan gantung yang memutuskan akses penghubung pada tiga jorong yakni Jorong Lombok, Jorong Irian dan Jorong Sulawesi di kecamatan itu disampakan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat berkunjung ke daerah tersebut, Kamis (17/9) kemarin.

"Awalnya kami dapat informasi ada 40 kepala keluarga (KK) yang terdampak dengan putusnya jembantan gantung di Kecamatan Ujung Gading pascabanjir bandang yang terjadi pada Senin (14/9) lalu.

Baca Juga

Nyatanya jumlah warga yang terdampak itu mencapai 100 KK," kata Nasrul Abit kepada masyarakat setempat saat lakukan kunjungan kerja di Pasbar itu.

Melihat banyaknya warga yang jadi korban banjir, Nasrul Abit menyampaikan rasa prihatinnya.

"Kami dari Pemprov Sumbar turut prihatin dengan apa yang dialami oleh masyarakat di tiga jorong itu. Untuk itu kami datang kesini melihat langsung kondisi masyarakat, bagaimana keadaansebenarnya," ungkap Nasrul Abit.

Dirinya pun berjanji melalui Pemprov Sumbar akan membangunkan kembali jembatan gantung yang menjadi akses penghubung tiga jorong itu.

"Bagi 100 KK yang terdampak banjir bandang itu nanti ada bantuan sedikit dari kami (pemprov, red) bagi 100 KK itu," kata Nasrul Abit lagi.

Menyangkut jembatan gantung yang putus itu, Nasrul Abit menyampaikan nanti akan dibangun jembatan baru.

"Jembatan ini akan dibangun dengan dana BTT (Dana tak terduga) dari Kabupaten Pasaman Barat. Kami dari provinsi juga membantu pembangunannya sebesar Rp. 150 juta," imbuh Nasrul Abit.

Selain itu, lanjutnya, Dinas PSDA Sumbar juga memberikan bantuan berupa 100 bronjong untuk pengaman tebing jembatan. (rel)

Komentar