29 Mahasiswa Disebar di Sembilan Jorong

Edukasi-194 hit 02-03-2020 17:00
Wabup Suhatri Bur didamping Rektor UNU Sumbar Nurasa saat menyambut  peserta KKN pada perwakilan mahasiswa, Senin (2/3). (amz)
Wabup Suhatri Bur didamping Rektor UNU Sumbar Nurasa saat menyambut peserta KKN pada perwakilan mahasiswa, Senin (2/3). (amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padangpariaman, Arunala - Untuk pertama kali Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumbar laksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi 29 orang mahasiswanya.

Pelaksanaan KKN itu dimulai Senin (2/3) dan akan berakhir Jumat (10/4) mendatang.

Lokasi yang jadi tempat KKN ini tersebar di sembilan jorong di Kanagarian Tandikek Selatan, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padangpariaman.

Wakil Bupati ini menyebutkan hadirnya KKN para mahasiswa UNU Sumbar ini akan membawa dampak positif bagi warga setempat.

"Ada tiga hal yang ingin saya sampaikan terkait KKN mahasiswa ini. Pertama, KKN itu kuliah di lapangan, ini wujud nyata para mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmunya kepada masyarakat," kata Suhatri Bur.

Kedua, yang namanya KKN itu tidak berat. Justru kuliah yang sangat menyenangkan. Jangan menjadikan kegiatan KKN itu sebagai ajang mencari nilai kuliah saja.

"Terakhir, mahasiswa saat KKN harus bisa beradaptasi dengan masyarakat setempat dan tidak kaku tapi fleksibel. Yang penting program utama mahasiswa itu jangan hanya di atas kertas, harus ada hasil positifnya bagi masyarakat dan juga mahasiswa itu sendiri," jelas Suhatri Bur.

Dirinya menambahkan, program KKN itu bagaimana mendidik dan motivasi masyarakat agar bisa lebih maju.

Rektor UNU Sumbar, Nurasa menyampaikan KKN-PPM UNU Sumbar adalah salah satu bentuk nyata komitmen kampusnya pada masyarakat. Dan ini merupakan mata kuliah wajib baca mahasiswa.

"Pada pelaksanaan KKN ini, kemitraan

menjadi salah satu sumber kekuatan. Dengan kemitraan ini, pemberdayaan masyarakat dapat dijalankan melalui beraneka ragam program, dengan cakupan wilayah makin luas dengan kedalaman penanganan yang makin intensif," kata Nurasa.

Ketua panitia KKN, Rifka Zuwanda menyebutkan program KKN ini untuk mengoptimalkan pencapaian maksud dan tujuan perguruan tinggi, yakni menghasilkan sarjana yang menghayati permasalahan masyarakat dan mampu memberi solusi permasalahan secara pragmatis.

"Ada pun manfaat bagi mahasiswa yang ikut KKN ini cukup banyak yang didapat. Misalnya memberikan pengalaman belajar dan bekerja kepada mahasiswa tentang penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi di luar kampus," kata Rifka.

Selain itu, jelas dia, melatih para mahasiswa agar lebih terampil dalam memecahkan masalah yang ada di dalam masyarakat agar dapat mampu memberdayakan masyarakat setempat.

Misalnya, bagi prodi perikanan budidaya Fakultas Kelautan dan Perikanan, yang nantinya akan mengedukasi masyarakat setempat mengenai teknik pembibitan dan pengembangbiakan budidaya ikan. Begitu juga bagi Prodi Hukum yang akan mengedukasi soal bahaya narkoba dan lain sebagainya.

"Yang lebih penting lagi, dengan KKN ini akan membentuk kepribadian para mahasiswa sebagai kader pembangunan dengan wawasan berfikir yang komprehensif," kata Rifka Zuwanda

Komentar