Merugi Dalam Dua Bulan Terakhir: Arus Penumpang di BIM Turun Drastis

Ekonomi- 09-06-2020 11:10
Suasana Bandara Internasional Minangkabau. ( Dok : Istimewa)
Suasana Bandara Internasional Minangkabau. ( Dok : Istimewa)

Padang Pariaman, Arunala - Selama masa pandemi Covid-19 berlangsung sejak dua bulan belakangan, pengelola Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengaku jumlah penumpang dan pergerakan pesawat baik berangkat maupun datang di bandara itu turun drastis.

Penjelasan turun drastisnya penumpang maupun pergerakan pesawat di BIM dalam dua bulan belakangan ini dikemukakan Eksekutif General Manager AP II BIM, Yos Suwagiyono saat jumpa pres dengan sejumlah wartawan di BIM, Minggu siang (7/6) lalu.

"Saat ini BIM hampir 90 persen mengalami penurunan arus penumpang maupun pergerakan pesawat baik datang maupun berangkat. Padahal dalam dua bulan itu merupakan peak season (musim libur), baik bagi sekolah maupun bagi masyarakat yang ingin berlebaran di kampung halaman," kata Yos.

Dia menerangkan, dari data yang dimilik pihak BIM, di awal tahun 2020 (Januari - Februari), pihak bandara ini sempat merasa optimistis karena arus movement pesawat juga dengan arus penumpang di BIM akan menunjukan trend positif.

Pasalnya, sebut Yos, di dua bulan itu jumlah pergerakan pesawat baik berangkat dan datang cukup bagus dibanding periode yang sama di 2019 lalu.

"Untuk Januari 2019 pergerakan pesawat berangkat dan datang di BIM sebanyak 1.993 pergerakan. Dan diFebruari 2019 sebanyak 1.713 pergerakan. Sedangkan Januari 2020 sebanyak 2.089 pergerakan, naik sebesar 4.82 persen di banding Januari 2019. Sementara di Februari 2020 jumlahnya 2.022 pergerakan. Jumlah ini naik sebesar 18.04 persen dibanding periode yang sama di 2019," papar Yos.

Sedangkan untuk arus penumpang, tergambar dalam data pihak BIM menunjukan untuk Januari 2020 grafiknya naik dibanding Januari 2019next

Komentar