.
"Jadi dengan adanya status para awak angkutan itu bersih dari Covid, ini akan menghadirkan sugesti para pengunjung itu bahwa penanganan Covid secara sistemik di Sumbar sudah terjamin baik dari segi penanganan, pemantauan hingga ke segi pemetaan," kata Kadishub Sumbar ini.
Heri Nofiardi menambahkan Dishub terus melalukan pemantuaan terhadap sopir, pelaku usaha untuk tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19 dalam melayani penumpang di saat new normal.
Untuk itu, sebut dia, setiap supir wajib pakai masker, bangku dalam angkutan harus diatur jarak antar penumpang, sehingga dengan jaga jarak antar penumpang, kapasitas angkutan dikurangi
"Bila ada melanggar kapasitas orang dalam angkutan tersebut petugas di lapangan langsung menindak dengan cara meminta penumpang turun," tegas Heri NofiardiNofiardi.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday menyebutkan Swab terhadap awak angkutan di Sumbar salah satu untuk melakukan tracking memutus mata rantai corona.
"Langkah cukup bagus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran corona di Sumbar. Sekaligus memberi merasa aman, nyaman bila sopir dan kernet dinyatakan sehat dan tidak terpapar virus corona," kata Merry Yuliesday.


Komentar