Rapat Evaluasi Sosialisasi dan Pendidikan Politik Pasca Pilkada 2020: KPU Sumbar Kaji Turunnya Partisipasi Pemilih

Metro- 09-03-2021 12:05
Kordiv Parmas dan SDM KPU Sumbar, Izwaryani saat membuka rapat evaluasi sosialisasi dan pendidikan politik pilkada 2020 di Padang, Selasa (9/3). (Foto : Arzil)
Kordiv Parmas dan SDM KPU Sumbar, Izwaryani saat membuka rapat evaluasi sosialisasi dan pendidikan politik pilkada 2020 di Padang, Selasa (9/3). (Foto : Arzil)

.

Dirinya juga mengaku bila dalam pilkada serentak 2020 kemarin, KPU dan jajarannya di kabupaten kota sudah masif lakukan sosialisasi soal pemilihan, bahkan dalam lakukan sosialisasi pemilihan juga dilakukan KPU saat serahkan surat pemberitahuan memilih kepada masyarakat.

"Makanya kami menganggap masyarakat tentu sudah tahu kapan hari pemilihan itu dilakukan. Namun demikian, mestinya langkah sosialisasi hari pemilihan itu mestinya diiringi pula dengan kegiatan kampenye dari paslon agar di saat hari pemilihan tingkat partisipasi pemilih menjadi tinggi," papar Izwaryani.

Ditambahkan, hal lain yang juga sebabkan masyarakat pesimis memilih karena masa pandemi. Menyadari itu KPU kemudian gencarkan sosialisasinya, bahkan KPU menegaskan pada masyarakat tidak akan ada klaster pilkada, sebab KPU tetapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dari pengamatan Izwaryani, turunnya partisipasi pemilih di pilkada kemarin juga tidak masifnya kegiatan kampanye yang dilaksanakan paslon.

"Sejatinya kegiatan kampanye memang hal yang menentukan dalam raihan suara paslon dan juga menentukan jumlah partisipasi pemilih. Contoh bila pemilih belum tersentuh secara psikologi oleh paslon maka hal itu membuat masyarakat enggan bahkan tidak mau memilih. Ini yang terjadi pada pilkada di kemarin," sebutnya.

Maka melalui rapat evaluasi kali ini, terang dia, KPU Sumbar berharap ada beberapa rekomendasi yang dihasilkan peserta rapat untuk menjadi bahan masukan dan perbaikan Kpu untuk pemilihan mendatang.

Sedangkan Koodinator Hukum, Teknis dan Hupmas KPU Sumbar Aan Wuryanto menyebutkan dasar hukum KPU Sumbar menggelar rapar evaluasi sosialisasi dan pendidikan politik Pilkada serentak 2020 di Sumbar diantaranya merujuk UU No. 6/2020 dan PKPU No.5/2020.

Rapat ini, sebutnya, berhubungan dengan tingkat partisipasi pemilih di Sumbar saat pilkada serentak 2020 kemarin dimana tingkat partisipasi pemilih di Sumbar belum maksimal.

"Jumlah target capaian partisipasi pemilih dari KPU RI sebesar 77.5 persen, sedangkan tingkat capaian partisipasi di Sumbar pada pilkada 2020 kemarin sebesar 61,68 persen. Makanya melalui rapat evaluasi ini KPU berharap dapat beberapa hasil rekomendasi dari peserta rapat yang nantinya akan dijadikan bahan perbaikan untuk pemilihan mendatang," kata Aan Wuryanto.

Dalam rapat kali ini sejumlah pihak diundang oleh KPU Sumbar termasuk KPU kabupaten kota.

Komentar