Posko Monitoring dan Pemeriksaan Awasi Pemudik di BIM

Metro- 04-05-2021 12:20
Suasana pemeriksaan dokumen perjalanan dari penumpang pesawat di BIM. (Dok : Istimewa)
Suasana pemeriksaan dokumen perjalanan dari penumpang pesawat di BIM. (Dok : Istimewa)

Padangpariaman, Arunala -- Lebaran 1442 Hijriah tinggal hitungan hari lagi, seharusnya gelombang Mudik sudah mulai terasa. Namun untuk tahun ini, Pemerintah menetapkan periode peniadaan mudik Lebaran 1442 H pada 6 - 17 Mei 2021 nanti. Di mana pada periode tersebut masyarakat dilarang melakukan perjalanan jika tujuannya semata hanya pulang ke kampung halaman.

PT Angkasa Pura II (Persero), pengelola Bandara Internasional Minangkabau, siap mendukung kebijakan tersebut demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Tujuan dari peniadaan mudik ini adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19, melindungi diri sendiri dan keluarga. Silaturahmi bisa tetap dijalin dengan memanfaatkan teknologi. Bersama-sama kita bisa tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, dan Tidak Mudik Untuk Indonesia yang lebih baik," ujar Executive General Manager (EGM) PT AP II BIM, Yos Suwagiono.

Setiap stakeholder di bandara juga siap mendukung ketentuan peniadaan mudik ini. "Masing-masing stakeholder di BIM siap menjalankan fungsi dan peran untuk mendukung ketentuan peniadaan mudik," ujar Yos.

Adapun AP II KC BIM akan memfasilitasi adanya Posko Monitoring dan Pemeriksaan di bandara-bandara yang dikelola untuk melakukan pemeriksaan dokumen persyaratan perjalanan bagi yang ingin melakukan perjalanan pada masa peniadaan mudik 6 - 17 Mei 2021.

Seperti diketahui, yang boleh melakukan perjalanan dengan pesawat pada periode itu adalah pelaku perjalanan dengan tujuan khusus seperti misalnya kedinasan, mengunjungi keluarga yang sakit/tengah berduka, ibu hamil untuk kepentingan persalingan, dan kepentingan non-mudik lainnya yang dilengkapi dengan surat dari kelurahan.

Stakeholder yang bertugas di Posko Monitoring dan Pemeriksaan antara lain unsur Satgas Penanganan Covid-19, Otoritas Bandara, maskapai,Polri/TNI dan Pemda setempat.

"Posko ini juga sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi di antara stakeholder serta memastikan protokol kesehatan diterapkan seperti misalnya pengaturan jaga jarak di gedung terminal," ujar Bang Yosnext

Komentar