.
Kemudian, melindungi reputasi pariwisata dengan kesungguhan hati mengimbau dan mengajak wisatawan untuk menghargai dan menjaga lingkungan.
Termasuk juga menjaga binatang dilindungi, situs dan monumen serta adat istiadat.
"Terakhir, menyambut tamu dengan ramah dan bersikap selayaknya agar memberikan kesan baik kepada wisatawan yang berkunjung," ucapnya.
Tak kalah pentingnya, kata Founder Amanah Triwania Wisata ini, berkomunikasi.
Pramuwisata dalam berbicara menatap lawan bicara, mampu menggunakan dan memanfaatkan otoritas tanpa harus bersikap otoriter. Bicara dengan setiap orang secara akrab dan menarik.
"Pramuwisata pun mesti memiliki pengetahuan beragam. Seperti seni, geografi, sejarah, budaya, dan politik," ungkap Joni.
Joni menekankan sebagus dan sebaik apapun sebuah destinasi wisata, jika tidak didukung oleh pelayanan pramuwisata yang baik, maka akan meninggalkan kesan kurang baik dari wisatawan.
"Keduanya harus sinergi, destinasinya bagus dan pemandu wisatanya juga baik serta ramah," tukasnya.


Komentar