Rancang Sistem Monitoring Palang Perlintasan Berbasis Internet: Mahasiswa FTI-UBH Hasilkan Inovasi Teknologi bagi Palang Pintu KA

Teknologi- 22-08-2023 21:11
Mahasiswa UBH Padang, Eko Kurnia Putra dengan merancangnya yakni alat monitoring pengendali palang pintu kereta api berbasis internet of thing di Padang, Selasa (22/8). (Dok : Istimewa)
Mahasiswa UBH Padang, Eko Kurnia Putra dengan merancangnya yakni alat monitoring pengendali palang pintu kereta api berbasis internet of thing di Padang, Selasa (22/8). (Dok : Istimewa)

Padang, Arunala.com - Seorang mahasiswa Universitas Bung Hatta Padang, Eko Kurnia Putra, Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri angkatan 19 merancang inovasi baru di bidang perkeretaapian.

Eko Kurnia Putra ini berhasil merancang alat sistem monitoring pengendali palang pintu kereta api berbasis internet of thing.

"Kasus kecelakaan di perlintasan kereta api sering terjadi karena masih menggunakan sistim manual, membuka dan menutup perlintasan membutuhkan operator, dan operator pun juga harus punya alat untuk berkomunikasi dengan masinis dalam menjalankan tugasnya," kata EkoArunala.com,Selasa (22/8).

Dalam penjelasannya, Dasar Eko merancang alat itu karena cukup banyak kasus kecelakaan di areal pelintasan kereta api.

Eko menyebutkan, alat rancangannya tersebut berupa robot yang dapat mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan kereta api karena faktor kelalaian manusia, serta dapat meningkatkan keamanan pengguna jalan maupun kereta api.

"Sistim rancangan itu dapat mendeteksi kereta api saat melintas jalan raya dan menutup palang perlintasan kereta secara otomatis serta memantau situasi dan kondisi di area palang pintu perlintasan saat kereta akan melintas," ujar Eko lagi.

Dia menjelaskan, teknologi dasar dalam pengendalian palang pintu otomatis kereta api itu adalah mikrokontroler nodemcu ESP8266 dengan cara membuat sebuah sistim untuk memonitoring sebuah perlintasan dan sistim peringatan bagi pengguna yang akan melintasi jalan agar lebih waspada.

Sementara itu, dosen pembimbing Eko yakni Ir. Eddy Soesilo M.Eng menjelaskan, alat yang dirancang mahasiswanya itu dilengkapi dengan enam buah sensor infra red, di area palang pintu terdapat tampilan display untuk menghitung jumlah gerbong kereta api yang melewati perlintasan tersebut.

Di bagian lain juga terdapat kamera pengawas yang berfungsi jika terjadi kecelakaan, apakah hal itu disebabkan keterlambatan menutup palang pintu atau disebabkan hal lainnext

Komentar