Gali Sejarah Kepahlawanan di Kota Padang: 26 Mahasiswa se Indonesia Kunjungi Museum Bagindo Aziz Chan

Edukasi- 10-09-2023 17:05
Terlihat para mahasiswa Merdeka mengamati koleksi yang ada di Museum Bagindo Aziz Chan saat berkunjung ke tempat itu, Kamis (7/9) kemarin. (Dok : Istimewa)
Terlihat para mahasiswa Merdeka mengamati koleksi yang ada di Museum Bagindo Aziz Chan saat berkunjung ke tempat itu, Kamis (7/9) kemarin. (Dok : Istimewa)

.

Tempat itu memiliki koleksi artefak bersejarah yang unik, termasuk peralatan perang, foto-foto, dan benda-benda pribadi Bagindo Aziz Chan.

"Disini pahasiswa-mahasiswa memiliki kesempatan untuk mempelajari benda-benda ini secara langsung," terang Andri Rusta lagi.

Dia melanjutkan, selain kunjungan ke museum, para mahasiswa juga terlibat dalam diskusi interaktif dengan sejarawan dan cendekiawan lokal yang mengkhususkan diri dalam sejarah Sumbar.

"Diskusi ini memungkinkan mereka untuk mendapatkan wawasan lebih dalam tentang konteks sejarah dan budaya di mana Bagindo Aziz Chan hidup dan berjuang," Andri Rusta menambahkan.

Andri Rusta menilai, dari kunjungan yang dilakukan itu, mahasiswa merdeka diajak untuk merenungkan nilai-nilai kepemimpinan yang bisa mereka petik dari perjuangan Bagindo Aziz Chan.

Mereka belajar tentang keberanian, ketekunan, dan komitmen dalam melawan penjajah.

Para mahasiswa Merdeka ini merasa terinspirasi oleh kunjungan ini. Mereka menyatakan bahwa kunjungan ke Museum Bagindo Aziz Chan telah memperdalam pemahaman mereka tentang sejarah bangsa dan semangat perjuangan.

"Mereka berharap dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang mereka pelajari selama kunjungan ini dalam perjalanan akademik dan kepemimpinan mereka di masa depan," papar Andri Rusta.

Dia melanjutkan, kunjungan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan, tapi juga sebagai wujud nyata dari semangat pertukaran mahasiswa Merdeka dalam menjembatani pemahaman sejarah dan memupuk inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Seperti diketahui, terangnya, program pertukaran mahasiswa Merdeka adalah program pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan kepemimpinan, dan pemahaman tentang sejarah dan budaya Indonesia pada generasi muda.

"Program ini mendukung pertukaran antar-mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia," pungkas Andri Rusta. (cpt)

Komentar