Lembayung senja mulai membias di langit Kota Padang, memantulkan warna jingga pada jendela ruang tamu rumah Tastafti Darman Moenir. Jarum jam menunjukkan pukul 17.45 WIB, waktu di mana sebagian besar orang mulai melepas penat setelah seharian bekerja. Namun, bagi Tita, seorang aparatur sipil negara (ASN) dengan mobilitas tinggi, sore hari sering kali menjadi babak baru untuk menyelesaikan urusan domestik dan administrasi pribadinya yang tercecer.
FAJRIL--PADANG
SAMBIL menunggu azan Magrib berkumandang, ia tampak serius menatap layar gawainya. Malam nanti, ia berencana merapikan pos keuangan keluarganya. Ia mendadak teringat harus segera mencari tahu syarat pembukaan rekening tambahan untuk keperluan tabungan berencana yang tak sempat ia tanyakan siang tadi karena jadwal rapat yang beruntun di kantor. Di tengah kelelahan fisik setelah menempuh perjalanan pulang, pikiran untuk kembali menembus kemacetan esok hari demi menuju bank terasa sangat menguras energi.
Dahulu, pertanyaan teknis seperti ini harus menunggu esok hari. Tita harus menyisihkan waktu di sela jam dinas yang ketat, mengantre di bawah dinginnya pendingin ruangan kantor cabang, dan bertatap muka dengan petugas customer service. Bayangan antrean panjang dan prosedur tatap muka sering kali membuat urusan perbankan menjadi beban mental tersendiri bagi perempuan yang harinya dihabiskan dengan tumpukan berkas negara ini.
Namun, sore itu berbeda. Tanpa perlu mengganti pakaian dinasnya yang masih melekat, Tita membuka aplikasi Ollin by Nagari di ponselnya. Di sudut kanan bawah layar login, sebuah ikon mungil bernama Viollina menyapanya dengan ramah. Hanya dengan satu ketukan, ia diarahkan ke aplikasi WhatsApp. Dalam hitungan detik, asisten virtual itu memberikan rincian syarat pembukaan rekening yang ia butuhkan. Tidak ada kata "mohon tunggu", tidak ada antrean fisik yang membosankan.
"Dulu saya sering merasa terbebani kalau harus ke bank di jam dinas. Rasanya seperti mencuri waktu kerja sendiri hanya untuk bertanya syarat administrasi yang sebenarnya simpel. Tapi sekarang, sambil menunggu waktu berbuka atau beristirahat sore pun urusan itu beres," kenang Tita sembari menunjukkan layar percakapannya dengan Viollinanext


Komentar