.
"Kami menyadari di era sekarang, kecepatan adalah segalanya. Nasabah tidak ingin lagi dibatasi oleh jam operasional kantor. Viollina adalah representasi kehadiran kami selama 24 jam di sisi nasabah," ujar putra Lintau ini.
Gusti Candra menjelaskan pencapaian ini menempatkan Bank Nagari pada posisi yang sejajar dengan bank-bank nasional papan atas dalam hal kapabilitas teknologi. Inovasi ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bentuk tanggung jawab moral bank daerah untuk memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat Sumatra Barat.
Menurutnya, Viollina adalah simbol keterbatasan geografis dan status sebagai bank daerah bukanlah penghalang untuk melahirkan teknologi yang kompetitif secara global. "Kami bangga menyampaikan saat ini, Bank Nagari merupakan satu-satunya BPD di Indonesia yang memiliki layanan asisten virtual sekomprehensif Viollina. Ini adalah lompatan besar bagi ekosistem perbankan daerah. Kami membuktikan inovasi kelas satu tidak hanya milik bank swasta besar di Jakarta, tapi juga bisa lahir dan besar dari Ranah Minang untuk melayani kebutuhan lokal yang dinamis," ungkap Gusti dengan nada optimis.
Gusti memaparkan pengembangan Viollina didasarkan pada filosofi "Customer Centricity", di mana setiap baris kode AI yang dibangun bertujuan untuk memangkas birokrasi informasi. Ia ingin nasabah merasakan pengalaman perbankan yang manusiawi meskipun melalui perantara mesin. Baginya, Viollina adalah jembatan yang menghubungkan ekspektasi nasabah yang ingin serba cepat dengan standar keamanan perbankan yang tetap terjaga ketat.
"Fokus kami bukan hanya pada kecanggihan teknologi, tapi pada manfaat nyata. Viollina hadir untuk menjawab ribuan pertanyaan rutin nasabah secara serentak dalam satu detik. Hal ini memberikan ruang bagi staf customer service kami di kantor cabang untuk lebih fokus menangani urusan nasabah yang sifatnya lebih kompleks dan membutuhkan konsultasi mendalam. Jadi, ada kolaborasi harmonis antara kecerdasan buatan dan sentuhan manusia," tambahnya.
Sekjen DPP IKA Universitas Andalas ini menegaskan masa depan perbankan akan sangat bergantung pada seberapa intuitif sebuah layanan bisa memahami kebiasaan penggunanya. Viollina dirancang untuk terus belajar dan beradaptasi dengan pola pertanyaan nasabah, sehingga semakin lama digunakan, asisten virtual ini akan semakin cerdas dan relevannext


Komentar