Satu Korban Banjir di Alahan Mati Ditemukan, Tim Gabungan Masih Cari Satu Korban Lain

Metro- 14-04-2026 21:36
Dua kendaraan dan beberapa warga terjebak banjir yang melanda di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Selasa siang (14/4/2026). IST
Dua kendaraan dan beberapa warga terjebak banjir yang melanda di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Selasa siang (14/4/2026). IST

Lubuk Sikaping, Arunala.com - Bencana banjir terjadi di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, menelan korban jiwa.

Dari dua korban yang dilaporkan hilang, satu orang telah berhasil ditemukan oleh warga bersama tim SAR gabungan di lapangan.

Wali Nagari Alahan Mati, Rivo Niswar, menyampaikan bahwa korban yang telah ditemukan berjenis kelamin laki-laki atas nama Meiju Ardi (37).

Korban merupakan warga Plasma 4 Blok M Simpang Empat, Pasaman Barat.

Sementara itu, satu korban lainnya yang berjenis kelamin perempuan, Dewi Ayati (50), hingga saat ini masih dalam proses pencarian.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi pada Selasa siang (14/4/2026) hingga sore hari, sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

Kedua korban diketahui menggunakan mobil dengan nomor polisi BA 1841 SB sebelum akhirnya keluar dari kendaraan saat kejadian berlangsung.

Rivo Niswar menyebut, lokasi kejadian berada di sekitar jembatan dekat Kantor Wali Nagari Alahan Mati, tepatnya di aliran Batang Air Tungkulan.

"Puncak banjir dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dengan ketinggian air yang bervariasi," jelas dia lagi.

Hingga kini, tim SAR gabungan bersama masyarakat masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai guna menemukan korban yang masih hilang.

Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

Pemkab setempat bersama pihak terkait mengimbau keluarga korban dan masyarakat untuk tetap bersabar serta menunggu informasi resmi selanjutnya.

"Mengingat proses evakuasi masih terus berlangsung di lapangan," pungkas Rivo. (dpg)

Komentar