Diduga Akibat Api Lilin, Rumah dan Warung Sembako di Kuranji Terbakar, Kerugian Pemilik Capai Rp50 Juta

Metro- 23-05-2026 09:39
Sisa-sisa barang yang hangus terbakar dari sebuah warung yang ada di Jalan Rambutan, Perumnas Belimbing, Kota Padang, Jumat malam (22/5/2026). IST
Sisa-sisa barang yang hangus terbakar dari sebuah warung yang ada di Jalan Rambutan, Perumnas Belimbing, Kota Padang, Jumat malam (22/5/2026). IST

Padang, Arunala.com - Kejadian kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus warung sembako di Jalan Rambutan II No.07, RT 004 RW 013, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Jumat malam (22/5/2026).

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi mengatakan, laporan kejadian diterima petugas pada pukul 19.12 WIB.

Petugas dari Pos 4 Kuranji langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.16 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih 900 meter dari pos pemadam.

"Proses penanganan kebakaran selesai sekitar pukul 20.00 WIB," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga bermula saat pemilik rumah menyalakan lilin untuk penerangan akibat listrik padam.

Namun api lilin menyambar minyak tanah yang sedang dipegang pemilik rumah sehingga api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah dan warung sembako berukuran sekitar 8 x 5 meter persegi hangus terbakar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Sementara itu, sebanyak dua kepala keluarga dengan total enam penghuni terdampak dalam peristiwa tersebut. Beruntung tidak ada warga yang harus mengungsi.

Petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api merambat ke sekitar 10 bangunan lain di sekitar lokasi dengan total aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Pemilik rumah diketahui bernama Yusnidar Patopang (63), seorang ibu rumah tangga warga setempat.

Sedangkan saksi yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut yakni Mahyudi Jalal (30), seorang buruh harian lepas.

Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati menggunakan lilin maupun bahan mudah terbakar saat terjadi pemadaman listrik guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (dpg)

Komentar