Padang, Arunala.com - Suasana tenang warga Kompleks Cendana Blok DD, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang mendadak berubah panik setelah kobaran api melahap tiga unit rumah warga, Selasa pagi (26/5/2026).
Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat dari kejauhan, membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan membantu proses evakuasi barang-barang milik korban.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 09.54 WIB. Mendapat informasi tersebut, personel Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
"Petugas segera berangkat dari Pos 1 menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 9,4 kilometer," ujarnya.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Harris Tabrani (38), yang saat itu melintas di kawasan tersebut dan melihat kepulan asap tebal keluar dari salah satu rumah warga.
Ia kemudian langsung menghubungi call center Damkar Kota Padang.
Karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit, petugas menghadapi tantangan cukup berat saat proses pemadaman berlangsung.
Sebanyak enam unit armada pemadam kebakaran dan sekitar 90 personel diterjunkan untuk menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.
"Akses jalan yang sempit serta banyaknya warga yang memadati lokasi sempat menjadi kendala bagi petugas di lapangan," jelas Rinaldi.
Setelah berjibaku hampir satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.50 WIB.
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Nurmi (67), Syamsuarti (57), dan Yeni (60). Sedikitnya 10 jiwa terdampak akibat musibah tersebut.
Dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat beserta dua unit sepeda motor yang ikut terbakar. Sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan pada bagian dinding dan plafon.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp800 juta. Sedikitnya enam bangunan di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dengan estimasi aset mencapai Rp1 miliar.
Proses penanganan kebakaran turut melibatkan unsur TNI, POLRI, PLN, aparat kelurahan, dan masyarakat setempat yang bersama-sama membantu kelancaran pemadaman.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (dpg)


Komentar