Jakarta, Arunala.com -Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik kerja sama riset antara Pusat Risetkdeks Kebijakan Publik (PRKP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumbar, serta PT Xultan Riset Edukasi Integra (PT XREI) untuk pengembangan ekosistem industri halal di Sumbar.
Ia berharap, kerja sama tersebut makin mempercepat misi mewujudkan Sumbar sebagai pusat Industri Halal di Indonesia.
Dukungan itu disampaikan Mahyeldi, saat menyaksikan perjanjian kerja sama antara BRIN, KDEKS, dan PT XREI, di sela hari pertama acara Simposium Praktisi dan Periset Ekonomi (Pareto) yang digelar oleh Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional (OR TKPEKM) BRIN di BRIN Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (6/12).
"Industri halal adalah salah satu sektor prioritas dalam pembangunan Ekonomi Sumatera Barat, sebagaimana tercantum dalam RPJMD Provinsi Tahun 2021-2026, dan diperkuat oleh Undang-Undang (UU) No. 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat," ucap Gubernur Mahyeldi dalam keterangan tertulisnya, di hari yang sama.
Dalam UU No. 17 tentang Provinsi Sumbar tersebut, sambung Mahyeldi, karakteristik dan kearifan lokal masyarakat Sumatera Barat berdasarkan pada prinsip dan penerapan falsafah Adat Basyandi Syarak, Syarak Basyandi Kitabullah (ABS-SBK).
Oleh karena itu, jelas Mahyeldi, pengembangan industri halal di Sumbar harus dipercepat.
"Salah satu upaya kita dalam mempercepat pengembangan itu adalah kerja sama dan kolaborasi yang menghadirkan aplikasi 'Ekosistem Halal Lifestyle', yang diperuntukan pada sektor digital marketing, percepatan sertifikasi halal, serta mempromosikan halal lifestyle melalui digital," ucapnya lagi.
Ekosistem Halal Lifestyle, katanya, diaplikasikan oleh Pemprov Sumbar yang berkolaborasi dengan KDEKS, Pesantren, Masjid Raya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di provinsi, serta lembaga terkait lainnya. Dengan demikian, Gubernur berharap industri halal di Sumbar dapat berkembang lebih cepatnext
Halaman 12


Komentar