Ketua DPRD Sumbar Sosialisasikan Perda Ekraf: Perda Ekraf Salah Satu Solusi Atasi Pengangguran

Ekonomi- 08-12-2023 20:04
Terlihat para peserta antusias ikuti sosialisasi Perda tentang Ekraf yang diberikan Ketua DPRD Sumbar, Supardi di Payakumbuh, Jumat sore (8/12). (Dok : Istimewa)
Terlihat para peserta antusias ikuti sosialisasi Perda tentang Ekraf yang diberikan Ketua DPRD Sumbar, Supardi di Payakumbuh, Jumat sore (8/12). (Dok : Istimewa)

Payakumbuh Arunala.com - Permasalahan pengangguran dan kemiskinan masih jadi momok bagi pembangunan maupun kemajuan suatu daerah. Mengatasinya, butuh regulasi untuk mendorong masyarakat bisa keluar dari dua persoalan diatas.


"Dari sekian banyak regulasi yang ada di Sumbar, satu diantaranya adalah Peraturan daerah (Perda) tentang ekonomi kreatif (Ekraf), sebab regulasi ini bisa menjadi salah satu solusi efektif untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran dan kemiskinan," ungkap Ketua DPRD Sumbar Supardi saat menyosialisasikan perda tersebut, di Agam Jua Art n Cafe, Payakumbuh, Jumat (8/12).


Supardi mengatakan, siapa pun dan dimana pun bisa membuka usaha berbasis ekonomi kreatif. Perda ini telah menegaskan regulasi tentang kewajiban pemerintah mendukung usaha ekonomi kreatif masyarakat.


"Baik itu yang pengangguran, ibu rumah tangga, PNS, pensiunan bisa memulai membuka usaha ekonomi kreatif. Jika ini kita gencarkan maka permasalahan pengangguran dan kemiskinan di Payakumbuh dan Sumbar secara umum akan terlesaikan," katanya.


Sumbar, lanjut Supardi, memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan sebagai ide usaha ekonomi kreatif. Provinsi ini amat kaya akan adat, budaya, kuliner dan banyak hal lain.


"Kuliner dan fashion salah satu contohnya, ini sudah banyak yang mengembangkannya menjadi usaha ekonomi kreatif dan masih sangat terbuka luas untuk terus diinovasikan menjadi sumber usaha baru" ujar Supardi.


Ia menilai masyarakat Payakumbuh mesti menyeriusi potensi ekonomi kreatif. Sektor ini dinilai Supardi bisa menjadi magnet yang menarik wisatawan datang ke Payakumbuh.


"Selama ini saya melihat anak-anak muda Payakumbuh banyak memiliki ide inovasi hebat dalam hal ekonomi kreatif. Hanya saja selama ini mereka tak tahu harus membawa dan mengembangkan ide itu ke arah mana," ujarnyanext

Komentar