.
Ketua K3S Kecamatan Harau, Jefni Weldi mengatakan, kehadiran mereka di Kota Pariaman ini dalam rangka melanjutkan program gugus membuat program ajar muatan lokal.
"Sengaja kami melakukan studi tiru ke Kota Pariaman, karena menurut informasi yang kami dengar hanya Kota Pariaman yang mempunyai legalitas terkait program ajar muatan lokal ini," imbuhnya.
Jefni Weldi mengatakan, rombongan yang hadir hari ini sebanyak 60 orang yang berasal dari beberapa sekolah se-Kecamatan Harau.
Sementara itu, narasumber buku muatan lokal Kota Pariaman, Buyung dalam mengatakan, pelaksanaan muatan lokal (mulok), bahasa dan sastra minangkabau di Kota Pariaman sudah dilaksanakan selama 2 tahun.
Harapannya dengan adanya kunjungan ini terjalin kerjasama dan silaturahmi antara kepala sekolah, sehingga dapat meningkatkan implementasi pelaksanaan muatan lokal di Kota Pariaman dan Sumatera Barat pada umumnya.
Disamping itu, untuk melestarikan budaya adat Minangkabau ke anak-anak kita, Pemko Pariamansetiap tahunnya menggelar lomba malingka carano jo arai pinang tingkat SD se-Kota Pariaman.
Sebelum Kabupaten Limapuluh Kota, daerah lainnya juga telah melakukan studi tiru ke Kota Pariaman yakni Kota Solok dan Kabupaten Solok. (cpt/*)


Komentar