Pengerjaan Drenase Capai 60 Persen

Metro-114 hit 22-05-2021 00:50
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat meninjau pengerjaan drenase di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Jumat (21/5). (Dok : Istimewa)
Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat meninjau pengerjaan drenase di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, Jumat (21/5). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Pengerjaan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) atau Cash For Work (CFW) yang sedang dilakukan di Desa Rawang, Kecamatan Pariaman Tengah, ditinjau Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin, Jumat (21/5).

Program KOTAKU itu bertujuan memberikan bantuan tunai dalam bentuk upah tenaga kerja pada masyarakat terdampak Covid-19.

"Hari ini (Jumat, red) pengerjaan program dari Kementerian PUPR ini kami monitoring. Bentuk pengerjaannya berupa pembuatan drenase dan pelaksanaanya saya lihat sudah mencapai 60 persen begitu juga dengan anggarannya sudah hampir 20 persen. In Syaa Allah, mungkin tahap dua bisa terealisasi pada Mei ini," kata Mardison.

Baca Juga

Ia menyebutkan pembangunan proyek drenase di desa itu untuk menghindari berbagai macam hal, misalnya memperlancar aliran irigasi untuk air sawah warga, dan untuk menghindari banjir.

Sejalan dengan itu dirinya mengimbau masyarakat setempat agar drenase yang dibangun itu agar dipelihara sebaik-baiknya dan pemerintah desa harus mengawasinya.

"Saya miknta Kepala desa tempat proyek drenase ini dibangun, agar bisa mengawasinya dan jangan sampai membuang sampah di lokasi proyek ini," tegasnya.

Kemudian dalam kondisi pandemi Covid 19 ini, Mardison menyakini masyarakat yang ekonomi lemah akibat pandemi bisa diberdayakan dengan cara gotong-royong dalam pengerjaan program KOTAKU itu.

"Ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka menggalakkan kembali tradisi gotong royong ditengah-tengah masyarakat di ranah minang," jelas Mardison.

Mardison juga sampaikan keberhasilan Pemko Pariaman dibawah kepemimpinan Wali Kota Pariaman, Genius Umar dan dirinya sebagai wakil wali kota, setidaknya telah mengaplikasikan visi dan misinya dalam mensejahterakan masyarakat hampir mencapai 90 persen.

Komentar