Padang, Arunala.com - Langkah Pemprov Sumbar mempercepatan penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) segera difinalisasi.
Ini menyusul hasil paparan BMKG bahwa cuaca di Sumbar masih dibayangi siklus cuaca yang kemungkinan besar juga akan memicu bencana seperti kemarin.
"Makanya, saya meminta proses finalidasi R3P ini dipercepat, mengingat kita berpacu dengan waktu dan kondisi cuaca," ungkap Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, Rabu (7/1/2026).
Ia mengakui, proses pemulihan dampak banjir dan longsor di Sumbar memang harus segera dituntaskan karena berpacu dengan siklus cuaca.
Ia menyebut, periode Maret hingga April ini diprediksi mengalami hujan dengan intensitas lebih tinggi, meski tidak separah siklon tropis.
Sementara pada Mei hingga September cuaca cenderung panas, dan Oktober hingga Desember diperkirakan kembali memasuki musim hujan dengan intensitas cukup tinggi.
Muhidi menambahkan, pelaksanaan R3P akan terintegrasi dengan pemerintah kabupaten dan kota hingga pemerintah pusat.
Skema tersebut juga mencakup pemetaan kemampuan keuangan daerah serta potensi dukungan dari berbagai pihak, termasuk donatur, guna mempercepat pemulihan pascabencana.
"Makanya, untuk pendataan itu harus benar-benar akurat karena pekerjaan pemulihan fisik, termasuk sarana publik seperti sekolah, akan sangat bergantung pada siklus cuaca," tegasnya. (cpt)


Komentar