Desa Sungai Pasak Kembangkan Cabai Keriting

Ekonomi- 16-02-2021 14:05
Genius Umar saat meninjau tanaman cabai keriting akar yang ditanam masyarakat Desa Sungai Pasak. Selasa (16/2). (Foto : Arzil)
Genius Umar saat meninjau tanaman cabai keriting akar yang ditanam masyarakat Desa Sungai Pasak. Selasa (16/2). (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Desa Sungai Pasak Kembangkan Cabai Keriting

Pariaman, Arunala - Desa Sungai Pasak, Kecamatan Pariaman Timur Kota Pariaman berhasil menanam 10.000 batang cabai keriting akar. Cabai ditanam pada lahan tidur seluas lima ribu meter persegi.

Tanamam cabe di Desa Sungai Pasak ini ditinjau langsung Wali Kota Pariaman, Genius Umar didampingi Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP), Dasril, Selasa (16/2).

Baca Juga

Pada kesempatan ini, Genius mengapresiasi langkah bagus yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sungai Pasak yang berani mengolah lahan tidur menjadi ladang cabe.

"Ini merupakan langkah bagus yang dilakukan desa bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sungai Pasak. Pemko Pariaman mendukung program seperti ini. Target pemko, setiap desa atau kelurahan tidak lahan tidur lagi dan dapat difungsikan sesuai keadaan sekitar," ungkapnya.

Pemko Pariaman, terang Genius, saat ini sedang melakukan percepatan perkembangan desa dan kelurahan dengan melihat potensi yang ada. Hal ini juga telah dibicarakan dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan(BPP)Kemendagri beberapa hari lalu.

"Kami percaya para pemuda dan petani milenial bisa melakukan terobosan terbaru terhadap dunia pertanian. Menciptakan ladang cabe ini merupakan salah satu langkah untuk majunya sebuah desa. Apapun yang diperlukan untuk kebutuhan ladang cabe ini, silahkan koordinasikan dan kita akan bantu untuk hal itu, " tambahnya.

Ia mengimbau semua kepala desa dan lurah untuk terus ciptakan hal terbaru di desa atau kelurahannya. Lihat potensi desa, apakah diwujudkan menjadi desa wisata, desa digital atau bahkan dibidang pertanian. Majunya sebuah kota, dapat dilihat dari perkembangan desa atau kelurahan yang dilakukan.

Kepala Desa Sungai Pasak, Harlis usai kunjungan Wali Kota Pariaman mengatakan bahwa pengolahan lahan tidur ini dilakukan secara bersama, mulai dari pemerintahan desa, Bumdes sampai dukungan dari masyarakat setempat.

"Awalnya kami lihat lahan tidur yang cukup luas. Namun melihat potensi di Desa Sungai Pasak, maka kita dapatkan ide untuk menanam cabe. Melalui dana desa yang ada kita beli bibit, secara bersama dan swadaya masyarakat kita lakukan penanaman bibit dan alhamdulillah berkat kerja sama cabe keriting akar sampai saat ini sudah berusia tiga bulan dan sudah dilakukan sekali panen sebanyak 10 kilo gram," ujarnya.

Genius Umar saat meninjau tanaman cabai keriting akar yang ditanam masyarakat Desa Sungai Pasak. Selasa (16/2). (Foto : Arzil) 14 ;05

Komentar