Nama Kapolres Pessel Dicatut

Metro-195 hit 16-06-2021 15:39
Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo (Dok : Istimewa)
Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo (Dok : Istimewa)

Penulis: Snm

Painan, Arunala -- Nama Kapolres Pesisir Selatan (Pessel), AKBP Sri Wibowo dicatut seseorang untuk penipuan. Aksi penipuan yang dilakukan orang ini terungkap setelah beredarnya rekaman pembicaraan pelaku dengan pihak keluarga tersangka judi togel di Polsek Sutera, yang didapat sejumlah wartawan di Painan, beberapa hari belakangan.

Dari aksi itu, pelaku berhasil meraup uang keluarga tersangka itu sebesar Rp2,7 juta lebih dan hal ini dibuktikan hasil transferan yang dilakukan korban kepada pelaku ke salah satu nomor rekening di salah satu Bank.

Saat kejadian penipuan yang mencatut nama Kapolres itu dikonfirmasikan Arunala.com kepada AKBP Sri Wibowo, dia menegaskan tidak pernah meminta uang pada keluarga korban apapun perkaranya.

Baca Juga

"Jelas pelaku ini mengaku-ngaku sebagai Kapolres Pessel lalu lakukan penipuan. Ini jelas modus penipuan,"kata Sri Wibowo di Painan, Rabu (16/6).

Atas kejadian itu, Sri Wibowo mengimbau agar warga tidak mudah percaya dengan upaya penipuan semacam itu.

Dirinya juga meminta pada siapapun orangnya yang merasa ragu jika ada penipu yang mengaku sebagai anggota Polres Pessel, baik itu atas nama Kapolres, Kabag, Kasat, Kapolsek dan jajaran dibawah meminta uang dengan iming-iming bisa menyelesaikan perkara silakan berkoordinasi dengan Kapolsek yang ada di wilayahnya.

Sri Wibowo menilai, aksi penipuan semacam ini bukan satu kali dua kali terjadi, dulu-dulu juga pernah namanya dicatut orang.

"Untuk kasus ini, saya sudah minta anggota melacak nomor hp pelaku dan dimana lokasinya, jika tertangkap maka akan kami proses lebih lanjut. Tidak mungkin ada tindakan semacam itu dari Kepolisian, khususnya Kapolres minta uang," ujar Sri Wibowo.

Sementara, informasi dihimpun di lapangan, seorang penipu mengaku sebagai Kapolres Pessel lalu meminta uang pada salah seorang keluarga tersangkan perkara Judi togel yang kini ditahan di Polsek Sutera.

Dalam aksinya, pelaku mengiming-imingi keluarga tersangka agar anggota keluarga mereka yang ditahan di Polsek Sutera karena kasus judi Togel bisa dihentikan pemeriksaannya, asal keluarga tersangka bisa menyerahkan uang sebesar Rp2,7 juta lebih.

Komentar