Padang, Arunala.com--BMKG menganalisis penyebab banjir lahar hujan yang melanda Kabupaten Agam, Kabupaten Tanahdatar dan Kota Padangpanjang pada Sabtu (11/5/2024). Penyebab banjir lahar hujan ini bukan hanya disebabkan dampak dari erupsi gunung Marapi. Akan tetapi juga pengaruh dari getaran gempa dangkal yang berpusat di daratan Sumbar.
"BMKG mendeteksi selama satu bulan terakhir atau sebelum kejadian bencana ini, terjadi gempa-gempa kecil dengan magnitudo sekitar 3 SR yang cukup mampu untuk meretakkan batuan dan menimbulkan runtuhan atau jatuhan batuan," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat Konferensi Pers Bencana Hidrometeorologi Sumatera Barat dikutip arunala.com dari kanal YouTube Info BMKG, Minggu (12/5/2024) malam.
Karena diakibatkan oleh gempa, tutur Dwikorita, maka titik-titik runtuhan atau titik-titik longsor ini tidak tunggal. "Jadi biasanya terjadi di banyak tempat. Dan itulah penyebabnya tertimbunnya batuan atau pun tanah disertai pohon-pohon yang menyumbat di arah hulu. Dan itulah menahan laju air saat terjadi hujan," tuturnya.
Hal ini, kata Dwikorita, telah disampaikan beberapa kali tidak hanya di Sumatera. Tapi juga di Jawa terjadi sejak kemarin berupa gempa di Garut, gempa di Subang. "Ini pun perlu diwaspadai tidak hanya di Sumatera dan Jawa. Tetap berpotensi terjadi di wilayah lain di Indonesia. Seperti Sulawesi, Maluku dan Papua," ungkapnya.
Ia menegaskan peringatan dini BMKG terus berlanjut. Tidak hanya disampaikan untuk tanggal 9, 10 dan 11 Mei akibat dari sirkulasi siklonik yang dideteksi tanggal 8 Mei.
"Namun ini kami memprediksi masih akan berlangsung hingga tanggal 13 Mei. InshaAllah tanggal 14 Mei akan ada penurunan intensitas hujan menjadi ringan," ucapnya.
Ia mengatakan BMKG juga memprediksi setelah hari itu akan terjadi peningkatan kembali curah hujan lagi mulai tanggal 15 hingga 17 Mei. "Artinya kewaspadaan terhadap terjadinya banjir lahar hujan atau pun galodo atau banjir bandang dan longsor akan terus berlanjut paling tidak hingga tanggal 17 hingga 20 Mei atau sepekan ke depan," ungkapnyanext


Komentar