Padang, Arunala.com - Sebanyak 15 anak balita di Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang, mendapat asupan gizi berupa sup.
Asupan gizi pada balita yang disiapkan Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS), langsung dilakukan Camat Lubeg Nofiandi Amir, saat melaksanakan program Banuaran Sehat Dapur Go Gizi (BAS Dagozi) di kelurahan itu, Jumat (23/5/2024) lalu.
Langkah Andi Amir juga diikuti Bapak Asuh Anak Stunting Kota Padang, Aipda Dian Wihendro Ratno.
Tak ketinggalan Ketua yBAS Zetri Murni, Koordinator Jum'at Berkah Berbagi (JBB) yBAS yang juga Sekretaris yBAS, Herwaty Taher dan para tim kreatif yBAS lainnya.
Camat Lubeg, Andi Amir mengapresiasi dengan BAS Dagozi untuk pencegahan stunting di Banuaran ini.
"Ini merupakan aksi perdana di Kecamatan Lubuk Begalung setelah launching Dagozi di pertengahan April 2024 lalu," kata Andi Amir.
Dia juga sampaikan terima kasih pada bapak asuh anak stunting Kota Padang, Aipda Dian WR dan Saribulih atas gagasan selenggarakan BAS Dagozi ini.
"Mengatasi stunting dan kekurangan gizi harus dimulai dari orang tua. Mulai dari pernikahan dan asupan gizi saat kehamilan. Keluarga Berencana itu bukan untuk melarang punya anak. Tapi, sebagai upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia," ujarnya.
Di sisi lain, Andi Amir juga bersyukur di Yayasan Berkah Amal Salih juga sudah dilaunching PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja) Remokerbas (Remaja Modern Kreatif Banuaran Sehat).
Dia katakan, lembaga ini sebagai upaya menciptakan generasi emas tahun 2045.
Saribulih sebagai pemandu BAS Dagozi ini menjelaskan kegiatan pemberian makanan tambahan (PMK) ini diikuti 15 balita.
Lima diantara mereka merupakan penderita Stunting di Banuaran. Sementara sisanya, adalah penderita kurang gizi.
Sedangkan, salah seorang Bapak Asuh Anak Stunting Kota Padang, Saribulih menegaskan kegiatan ini sebagai upaya memancing para orang tua agar lebih memperhatikan asupan gizi para balitanext


Komentar